fbpx

HARGA GABAH TIDAK PASTI, PETANI MENGELUH

  • Bagikan
Kepala Gudang Bulog Blora Ismutoyo Foto :Bloranews
Kepala Gudang Bulog Blora Ismutoyo Foto :Bloranews

Blora – Sejumlah petani mengeluhkan harga jual gabah di pasaran yang jeblok. Ini dialami oleh para petani dibeberapa wilayah di Kabupaten Blora.

Peringatan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, agar tengkulak tidak mempermainkan harga jual hasil panen petani ternyata tidak mempan. Hal itu disampaikan Mentan, saat hadir dalam acara panen raya padi di Desa Pulo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora.

Menurut Suparijan, 46, warga Desa Kebonrejo, Kecamatan Banjarejo, hasil panen pertama padi pada musim hujan lumayan bagus. Walaupun menjelang panen ada serangan hama wereng. Dia menyayangkan, memasuki panen raya harga gabah hasil panen jatuh, hanya mencapai Rp. 3.000 per kilo gram (Kg).

“Hasil panennya lumayan, tapi harga gabahnya jeblok. Harga Rp. 3.000 itu paling bagus, ada yang dibeli Cuma 2.200” ungkap Parijan kepada Bloranews.com, Kamis, (02/02/2017).

Parijan menyebutkan, bahwa harga itu dari penebas gabah yang berasal dari desanya. Itupun harga kotor, masih dipotong dengan alasan kondisi padi basah. Selain itu, petani terpaksa menjualnya, untuk modal tanam padi lagi.

“Gak cucok sebenarnya mas, tapi yo piye meneh. Mau tidak mau petani harus menjualnya” keluhnya.

Dia hanya berharap, ada kepastian harga gabah saat panen tiba. Selain itu, pemerintah bisa menekan tengkulak agar tidak mempermainkan harga gabah.

Adapun Kepala Gudang Bulog Blora Ismutoyo mengatakan, pihaknya akan melakukan penyerapan gabah dari petani. Pihaknya juga sudah mengundang seluruh mitra bulog agar melakukan penyerapan gabah dari petani. Dalam pertemuan itu dihadiri oleh Bupati Blora, Djoko Nugroho.

“Saat ini penyerapan gabah di Blora baru dilakukan. Kemarin sudah kita lakukan sosialisasi kepada seluruh mitra,” terangnya.

Terkait harga gabah, pihaknya menambahkan bahwa bulog sudah memprediksikan hasil panen saat ini tidak begitu bagus. Hal itu disebabkan cuaca yang tidak pasti dan serangan hama menjelang panen.

“Musim tanam tahun 2016, panennya 2017, itu mempengaruhi hasil panen gabah petani. Pak Bupati kemarin juga menyampaikan kepada mitra bulog agar membeli gabah dari petani. Selain itu mitra bulog tidak membeli gabah dari petani terlalu murah” jelasnya.

Reporter : Ngatono

banner 120x500
  • Bagikan