fbpx

HARI KEDUA PENCARIAN KORBAN TENGGELAM, HASIL MASIH NIHIL

Pencarian korban hanyut Ali Mashuri (70) hari kedua, di sepanjang Sungai Wulung dekat jembatan Desa Gondel Kecamatan Kedungtuban, Minggu (25/02).

Kedungtuban – Pencarian korban hanyut Ali Mashuri (70) kembali dilakukan. Di hari kedua ini, pencarian dilakukan dengan menyisir dari aliran Sungai Wulung di Desa Gondel Kedungtuban hingga Desa Mojorembun Kradenan.

 

Pencarian korban hanyut Ali Mashuri (70) hari kedua, di sepanjang Sungai Wulung dekat jembatan Desa Gondel Kecamatan Kedungtuban, Minggu (25/02).

 

BACA JUGA :  TENGGELAM DI SUNGAI LUSI, BOCAH BELASAN TAHUN AKHIRNYA DITEMUKAN

Tim Reaksi Cepat BPBD Blora Agung Tri menginformasikan, hingga Minggu (25/02) petang korban hanyut belum ditemukan.

“Penyisiran dimulai dari jembatan Gondel hingga lokasi kejadian musibah di DAS Sungai Wulung Desa Mojorembun Kecamatan Kradenan. Pencarian dihentikan sore tadi dan akan dilanjutkan besok pagi,” terangnya.

Seperti dikabarkan sebelumnya, seorang lansia bernama Ali Mashuri (70) warga Dukuh Sendangtliko RT 01 RW 01 Desa Mojorembun Kecamatan Kradenan dilaporkan hilang, Jumat (23/02). Diduga kuat, korban hanyut dan terseret arus Sungai Wulung Kradenan.

BACA JUGA :  HUJAN LEBAT, RATUSAN RUMAH TERENDAM AIR

Pencarian dimulai hari Sabtu (24/02) dengan dimotori BPBD Blora dan didukung sejumlah relawan dari berbagai satuan kebencanaan seperti Tagana, Banser dan Basarnas Pos SAR Jepara.

“Kedalaman sungai yang bervariasi antara 3 hingga 7 meter dan adanya banyak rumpun bambu cukup menyulitkan pencarian,” pungkas Agung Tri.

Penyunting : Djaryoko