fbpx

HARLAH PMII SUNAN POJOK, MESKI PANDEMI NALAR KRITIS TAK BOLEH DIBATASI

  • Bagikan
HARLAH PMII SUNAN POJOK, MESKI PANDEMI NALAR KRITIS TAK BOLEH DIBATASI
Harlah Komisariat PMII Sunan Pojok Blora.

Blora – Dalam rangka hari lahir Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sunan pojok Blora, Pengurus mengadakan peringatan secara sederhana di aula MTs Ma’arif 1 Blora. (11/04)

 

HARLAH PMII SUNAN POJOK, MESKI PANDEMI NALAR KRITIS TAK BOLEH DIBATASI
Harlah Komisariat PMII Sunan Pojok Blora.

 

Ketua cabang PMII Blora, Imanan melalui bendahara cabang, Rosidi memaparkan bahwa, hadirnya PMII Sunan Pojok mampu memberi warna dalam dinamika di Kabupaten Blora.

“Meski sedikit tidak melunturkan kita untuk tidak bergerak, terus berproses sampai pegal” Papar Rosidi dalam sambutannya. Minggu (10/04/2021).

Ketua Majelis Pembina Komisariat (Mabinkom), Irham Syahidin dalam wejangannya menegaskan, meskipun banyak hal yang dibatasi karena pandemi tetapi nalar kritis jangan sampai terbatas, bahkan harus bisa memunculkan gagasan baru.

“Kalian tidak jadi agen perubahan dan agen kontrol sosial jika tidak berkecimpung mencium amisnya keringat masyarakat di sekitar. Tetap berjuang demi bangsa!” Tegasnya.

Komisariat PMII Sunan Pojok merupakan komisariat di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Muhammad Cepu cabang 5 Blora kota.

Puncak acara dilanjutkan dengan menonton film tokoh aktivis, Soe Hok Gie. Salah seorang pengkritik kediktatoran Presiden yang berturut-turut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Majelis Pembina Komisariat (Mabinkom) dan sejumlah mantan ketua PMII Komisariat.  (Jay)

banner 120x500
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan