fbpx

HATI-HATI GANJAR SAAT DIBERI KERIS BUTO IJO DARI TOKOH BUDAYA

Dijelaskannya keris dibuat sekitar tahun 1480 an, atau kira-kira sekitar 7 abad lalu. Keris luk 9 tersebut namanya keris "Buto Ijo". Tangguhnya 'Tuban' dan pamornya 'Wengkon Isen'. Maknanya adalah winengku atau dalam perlindungan. 'Isen' berarti memiliki daya kekuatan yang tinggi.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diberi keris Buto Ijo oleh Tokoh Budaya.

Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sangat berhati-hati saat diberi sebilah keris “Buto Ijo” dari tokoh budaya sekaligus dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabar Narimo.

Ganjar dengan hati-hati menjelaskan kepada Sabar bahwa pemberian tersebut harus dikonsultasikan terlebih dulu. Sebab, pemberian keris tersebut bisa diartikan sebagai gratifikasi.

“Nuwunsewu nanti saya harus konsultasi dulu, lha misalnya ini tidak boleh maka saya akan serahkan ke panjenengan untuk dijaga,” ungkap Ganjar di ruang kerjanya kepada Sabar, Senin (13/12).

BACA JUGA :  GAME LOKAPALA KARYA ANAK BANGSA, GANJAR : KHARAKTERNYA KENTAL DENGAN NUSANTARA

Pihaknya juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi Sabar dalam melestarikan budaya Jawa. Selaras dengan upaya Ganjar agar di lingkungan Pemprov Jateng menerapkan komunikasi dengan berbahasa jawa setiap hari Kamis.

“Jadi kita bisa menunjukkan kepada publik, lho ngene iki lho awake dewe ki sugih banget (Ini lho kita punya budaya yang sangat kaya) dan masih ada. Jadi tidak hanya diomongkan tapi juga dikembangkan,” ujarnya.

BACA JUGA :  LAUNCHING BATIK JATI BLORA, WABUP: BATIK PUNYAI ASET KULTUR NILAI SENI YANG TINGGI

Sabar mewakili rekan-rekannya di ‘Sanggar Pasinaon Basa Jawi Sabar Narimo’ memberikan keris sebagai penghargaan atas gaya kepemimpinan Ganjar yang ‘Njawani’. Baik dari cara kedekatannya dengan masyarakat, cara bicaranya, kemudian cara berpakaiannya dan macam-macam.

Dijelaskannya keris dibuat sekitar tahun 1480 an, atau kira-kira sekitar 7 abad lalu. Keris luk 9 tersebut namanya keris “Buto Ijo”.

BACA JUGA :  BEGINI CARA MENJAMAS PUSAKA

Tangguhnya ‘Tuban’ dan pamornya ‘Wengkon Isen’. Maknanya adalah winengku atau dalam perlindungan. ‘Isen’ berarti memiliki daya kekuatan yang tinggi.

“Maksudnya adalah pak Ganjar mendapatkan sebuah perlindungan. Sedangkan sarung keris berwarna putih melambangkan kesucian dan kesederhanaan,” terang Sabar. (jam).