fbpx

HELMY YAHYA : BANYAK ARTIS YANG NGEFANS DENGAN KARYA PRAMOEDYA

  • Bagikan
HELMY YAHYA BANYAK ARTIS YANG NGEFANS DENGAN KARYA PRAMOEDYA
Selama berada di dalam perpus PATABA, Helmy melihat-lihat koleksi buku peninggalan Pram. Foto : Humas Pemkab Blora

Blora – Berbagai acara akan digelar dalam Festival Pramoedya Ananta Toer dalam rangka memperingati sastrawan asal Blora, Pramoedya Ananta Toer (Pram/PAT) pada akhir April 2017 nanti.

Mulai dari kegiatan doa bersama, kesastraan hingga pentas seni budaya, yang dilaksanakan pada tanggal 30 April 2017 bertepatan dengan hari wafatnya Pram.

 

HELMY YAHYA BANYAK ARTIS YANG NGEFANS DENGAN KARYA PRAMOEDYA
Selama berada di dalam perpus PATABA, Helmy melihat-lihat koleksi buku peninggalan Pram. Foto : Humas Pemkab Blora

 

Setiap satu sampai dua tahun sekali, peringatan ini diadakan seperti yang dilaksanakan pada Haul Pram yang ke sepuluh tahun lalu. Acara dilaksanakan selama dua hari oleh pendiri Perpustakaan PATABA sekaligus adik kandung Pram, Soesilo Toer.

“Pelaksanaan event dari hari kelahirannya Pram, dan puncaknya pada peringatan meninggalnya,” kata Soesilo Toer.

Dalam moment itu juga pihak keluarga mengusulkan kepada Pemkab Blora agar Jalan Sumbawa diubah menjadi Jalan Pramoedya Ananta Toer. Juga Jalan Halmahera menjadi Jalan Toer. Walaupun sudah setahun berlalu belum ada tindaklanjut dari Pemkab Blora.

“Tahun lalu selain perubahan nama jalan, kita juga sampaikan ingin menghibahkan rumah ini kepada negara sebagai salah satu cagar budaya,” ujarnya.

Di rumah yang kini dipakai untuk perpustakaan ini, ada banyak cerita dan kenangan tentang kehidupan masa kecil Pram. Banyak hal yang dapat digali dari tokoh yang nyaris menerima penghargaan nobel dunia ini.

Sementara itu, Artis senior Helmy Yahya saat berkunjung ke Blora kemarin,  juga menyempatkan diri ke rumah masa kecil penulis buku ‘Bumi Manusia’ ini. Menurutnya, Pram sangat menginspirasi lewat bukunya, yang kini banyak digemari para sastrawan muda di seluruh penjuru dunia.

“Ini aset yang bagus untuk dikembangkan menjadi tujuan wisata edukasi, khususnya bagi mereka yang suka dunia sastra, menulis dan membaca. Sayang kalau tidak diberdayakan,” ucap Helmy Yahya.

Selama berada di dalam perpus PATABA, Helmy melihat-lihat koleksi buku peninggalan Pram. Bahkan ia terkaget ketika mengetahui mesin ketik yang digunakan Pram untuk membuat buku masih tersimpan baik. “Ini mesin ketiknya Pram? Wah bangganya bisa melihat peninggalannya,” lanjutnya.

Berbagai judul buku pun yang mengisahkan perjalanan hidup Pramoedya karya Pak Soesilo Toer juga diborong. Dirinya juga arus berharap ada event besar yang dilaksanakan ditempat tersebut, agar bisa menarik wisatawan untuk datang ke Blora.

“Pram ini tidak hanya tokoh nasional lho, tapi internasional. Banyak artis yang ngefans dengan karya-karya Pram, seperti Shopia Latjuba dan Happy Salma. Kalau bisa kita datangkan mereka supaya ikut memeriahkan acara,” pungkasnya.

Reporter : Ngatono

banner 120x500
  • Bagikan