IDUL ADHA 1437 : MANAJEMEN PEMBAGIAN DAGING KURBAN DI DESA

idul adha di Blora

Kegiatan pengelolaan daging kurban di beberapa desa di Kabupaten Blora

Blora-  Kegiatan menyembelih hewan kurban merupakan aktivitas tak terpisahkan dari Hari Raya Idul Adha. Pengelolaan hewan kurban, dari penyembelihan sampai distribusi harus dikerjakan dengan serius dan penuh kesungguhan hati. Tanpa persiapan yang matang, pengelolaan hewan kurban ini dapat menimbulkan keresahan di masyarakat, khususnya kaum papa yang sejak lama menanti pembagian daging kurban.

Di Blora, khususnya di pelosok-pelosok desa diterapkan berbagai metode untuk memperlancar pengelolaan hewan kurban. Tanpa meninggalkan esensi dari Hari Raya Idul Adha sebagai perwujudan keikhlasan, masyarakat desa menerapkan pengelolaan hewan kurban dengan kearifan lokal yang berlaku.

Di dukuh Ngronggah desa Sempu Kunduran misalnya, dilakukan pendataan para penerima daging kurban secara rinci. Dengan mengacu pada jumlah kepala keluarga yang ada, catatan tersebut menjadi acuan penerima daging kurban.

“Jumlah penerima adalah 120 kepala keluarga dengan jangkauan seluruh desa Sempu ” jelas Zainut Tauhid, warga desa Sempu kecamatan Kunduran yang melakukan pemantauan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban. Zainut juga menjelaskan secara rinci tentang jumlah hewan kurban dan penanggung jawab pengelolaan hewan.

Lain desa lain pula caranya, di desa Sendangwungu kecamatan Banjarejo penyembelihan hewan kurban tidak dilakukan dalam satu hari (10 Dzulhijjah) saja. Melainkan sejumlah hewan kurban disembelih pada hari tasyrik ( hari tasyrik : 11-13 Dzulhijjah.

“Jumlah hewan kurban di sini tidak sedikit, di salah satu musholla bahkan diserahi 20 kambing kurban. Supaya efektif, sejumlah hewan kurban akan disembelih pada hari tasyrik” tutur Muhajir warga desa Sendangwungu, Banjarejo.

Di dukuh Kalitengah, desa Karanganyar Todanan para anak muda tidak mau hanya berpangku tangan. Para anak muda ini melakukan distribusi daging kurban ke rumah-rumah warga yang berhak. “Di sini warga yang berhak tidak mengantri untuk mendapatkan daging kurban, kamilah yang mengantar daging sampai ke rumah-rumah mereka” jelas Arif Syaifuddin, salah satu pemuda Kalitengah.

Editor  : Sahal M.

Foto    : Tim Grafis Bloranews.com

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Comments are closed.