fbpx

IN MEMORIAM KENTHUT “ARAK”, AKTIVIS ANTI KORUPSI ITU TELAH PERGI!

  • Bagikan
Priyanto Muda Prasetya.
Aktivis anti korupsi, Priyanto Muda Prasetya.

Blora- Priyanto Muda Prasetya, atau kerap disapa Kenthut “ARAK” telah berpulang untuk selamanya. Atribut “ARAK” yang berada di belakang namanya, merupakan singkatan dari lembaga yang didirikannya, Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAK).

Kanthut menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan menuju sebuah rumah sakit swasta di Blora. Berdasarkan analisa dokter, lambung aktivis anti korupsi ini mengalami gangguan. Hingga detik-detik terakhirnya, Kenthut tetap tidak ingin terlihat sakit.

 

Priyanto Muda Prasetya.
Aktivis anti korupsi, Priyanto Muda Prasetya.

 

“Mas Kenthut  gak sampai dirawat di RS. Ya cuma tadi pagi, soalnya tekat beliau besar untuk tidak kelihatan sakit. Dipastikan meninggal sekitar pukul 10.30 WIB tadi pagi,” terang Wawan, adik almarhum, Kamis (15/11).

Berdasarkan catatan sejumlah media, kiprah Kenthut dan ARAK bermula sejak sepuluh tahun lalu. Pada 2008, Kenthut dan sejumlah aktivis anti korupsi di Blora membongkar skandal penggelapan tanah gedung Pengadilan Agama Blora.

Tak hanya itu, Kenthut juga membongkar penyalahgunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) di sejumlah sekolah di Blora. Akibatnya, skandal ini menjadi perhatian nasional dan membuat Pemprov Jateng turun tangan.

Beberapa tahun terakhir, Kenthut menyoroti kasus perusakan lingkungan di kawasan Kendeng Utara. Melalui sejumlah postingannya, Kenthut mengecam korporasi tambang yang berpotensi merusak lingkungan di kawasan tersebut.

  • Bagikan