INI 8 KEGIATAN PEMBANGUNAN BANDARA NGLORAM YANG DITARGET RAMPUNG AKHIR 2019

Pembangunan bandar udara merupakan suatu pekerjaan yang membutuhkan tersediaanya modal dalam jumlah besar dan bersifat kompleks. Bersifat padat modal karena pembangunan bandar udara membutuhkan investasi konstruksi dan instalasi yang cukup besar.

 

Pekerjaan Perpanjangan Runway

Pekerjaan Perpanjangan Runway

 

Di lain pihak, pembangunan bandar udara merupakan kegiatan yang kompleks karena membutuhkan keterpaduan dari berbagai bidang pekerjaan dan bidang keahlian, termasuk keterpaduan intramoda dan antarmoda transportasi dalam cakupan wilayah yang dilayani.

Oleh karena itu, pembangunan dan pengembangan suatu bandar udara membutuhkan perencanaan yang matang agar investasi yang ditananamkan dapat berdaya guna (efisien) dan berhasil guna (efektif).

Untuk pembangunan Bandara Ngloram Cepu, saat ini telah tersedia tanah sekitar 215.346 m persegi yang dulunya milik kementrian ESDM dan sudah diserahkan kepada Kemenhub. Diantaranya Runway panjang 900 m dan lebar 30 m, Taxiway sekitar panjang 150 m dan lebar 23 m, Apron dan bekas tanah bangunan Terminal panjang 75 m dan lebar 50 m, sedangkan tanah perpanjangan Runway masih tersedia panjang 1650 m dan lebar 110 m.

Sehingga, pembebasan lahan untuk perluasan pengembangan Bandara Ngloram Cepu relatif tidak sebesar kalau tanah belum ada sama sekali. Sekarang masih dalam proses pembebasan lahan yang dilakukan oleh Dinrumkimhub untuk penambahan  lahan sekitar 3.2 Ha untuk Terminal dan Rest End Safety Area (RESA).

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan