fbpx

INI KETERANGAN POLISI ATAS KEJADIAN ISU PENCULIKAN DI KUNDURAN

  • Bagikan
KETERANGAN POLISI ATAS KEJADIAN DI KUNDURAN
Zahra (2,5) dan Meysa (11 bulan) dalam perawatan di puskesmas Kunduran ditemani ibu Foto : Bloranews

Kunduran – Menurut keterangan resmi dari Kepolisian Sektor (Polsek) Kunduran menyatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (5/4/2017) sekitar pukul 13.30 Wib di Desa Plosorejo Kecamatan Kunduran, telah terjadi penganiayaan yang dilakukan oleh warga Desa Plosorejo dan Desa Ngilen.

Menurut Kapolsek Kunduran AKP Agus Budiman, informasi ini diperoleh dari laporan Sekretaris Desa Ngilen, Puji Widodo.

 

KETERANGAN POLISI ATAS KEJADIAN DI KUNDURAN
Zahra (2,5) dan Meysa (11 bulan) dalam perawatan di puskesmas Kunduran ditemani ibu Foto : Bloranews

 

Kejadian berawal sekitar pukul 10.00 Wib Korban, Zainudin (30) warga Desa Pondoh RT 03 RW 03 Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat bersama Agus Dendi Purwanto (28) warga Dukuh Klarean RT 02 RW 06 Desa Bakah Kecamatan Kunduran dengan mengendarai sepeda motor mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Ngilen, Kunduran, untuk mengajak kedua anaknya Zahra (2,5) dan Meysa (11 bulan).

“Sekitar satu jam kemudian, ternyata mereka belum kembali, yang membuat panik Heny Sulistiyowati (Kakak Istri Zainudin). Sehingga dirinya mengajak tetangganya Yasirin untuk mencari dengan mengendarai sepeda motor,” terang Kapolsek Kunduran.

Sekitar pukul 13.00 WIB, Zainudin dan kedua anaknya beserta Agus Dendi ketemu di Dukuh Pranan, Desa Singopranan, Kecamatan Ngaringan, Grobogan dan langsung diberhentikan diberhentikan Heny dan Yasirin.

Namun, lanjut Kapolsek, Zainudin tetap jalan ke arah Desa Plosorejo dan saat itu juga Heny berteriak kepada warga sekitar “pak..anakku..anakku”. Mendengar itu warga spontan langsung mengejar.

“Sekitar pukul 13.30 WIB keduanya tertangkap di Desa Plosorejo dan dikeroyok oleh warga yang belum jelas identitasnya, disebabkan teriakan Heny yang menduga menculik anak-anak,” lanjutnya.

Akhirnya Zainudin dan temannya menjadi korban dalam penganiayaan tersebut, dengan mengalami luka parah sobek bibir atas, muka memar, bekas luka patah kaki kanan kambuh. Sedangkan Agus Dendi Purwanto, mengalami luka sobek di kepala belakang, dahi kiri, dan memar mata kiri.

Polisi masih meminta keterangan dari para saksi dan melaksanakan penyelidikan, serta mengembangkan informasi dari peristiwa ini. “Saat ini, saksi-saksi dalam kejadian itu juga masih dimintai keterangan, yaitu Yasirin Bin Yabi (38) warga Desa Balong, Banjarejo, Blora dan Muhammad Nurrul Huda (29) Desa Ngaringan RT 03 RW 01 Ngaringan, Grobogan,” ujar Agus.

Sementara itu, satu unit sepeda motor suzuki disita sebagai barang bukti. Selanjutnya, setelah mendapatkan tambahan informasi, akan segera melakukan penanganan.

Reporter : Ngatono

banner 120x500
  • Bagikan