INI KRONOLOGI TEWASNYA 2 WARGA BLORA DALAM BENCANA TSUNAMI BANTEN

Blora- Jenazah Reza Amalia (13) korban bencana Tsunami Banten, warga Dusun Watubrem RT 02 RW 02 Desa Pojokwatu Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, akhirnya tiba di rumah duka siang tadi. Gadis belia ini dimakamkan di sebelah ibunya, yang lebih dahulu dikuburkan.

Alhamrhumah Reza merupakan korban tewas selain ibunya, Yulistiana (32) yang jasadnya lebih dulu ditemukan. Sementara, tiga anggota keluarga lainnya, yakni Srikah (65), Gino (40, dan Kevin (5) lolos dari maut dan menjalani perawatan di rumah sakit kawasan Banten lantaran luka yang dideritanya.

 

Prosesi pemakaman Reza Amelia (13)

Prosesi pemakaman Reza Amelia (13)

 

Berikut ini kronologi tewasnya dua anggota keluarga ini dalam bencana Tsunami Banten, seperti dituturkan kerabat korban.

Hari Kamis (20/12) satu keluarga yang terdiri atas Gino (ayah), Yulistiana (ibu), Srikah (ibu Yulistiana), Reza Amalia (anak sulung) dan Kevin (anak bungsu) berangkat liburan ke Pantai Carita, atas undangan dari kerabat Yulistiana, bernama Sutiyar (40).

Mereka berlima berangkat dengan menggunakan kereta api dan diantar menuju Stasiun Cepu, oleh salah satu kerabatnya.

Hari Sabtu (23/12) malam, salah satu kerabat di Blora, Sumiyati (36) menyaksikan berita tentang Tsunami Selat Sunda melalui siaran televisi. Mengetahui kabar ini, Sumiyati segera meminta suaminya untuk mencari tau tentang kabar Gino dan keluarganya.

Hari Selasa (25/12) malam, kerabat di Blora mendapatkan informasi terkait kematian Yulistiana. Keesokan harinya, jenazah Yulistiana dibawa pulang ke Blora dan dimakamkan. Selain itu, pihak keluarga di Blora juga mendapatkan kabar bahwa Gino, Srikah, dan Kevin berhasil lolos dari maut. Sayangnya, kabar tentang nasib Reza masih simpang siur.

Hari Rabu (26/12) pagi, jenazah Yulistiana dibawa pulang ke Blora. Usai disholatkan, jenazah ibu dua anak ini dimakamkan di TPU desa setempat.

Hari Kamis (27/12) pagi, jenazah Reza Amalia dibawa pulang ke Blora, dan dimakamkan di sebelah pusara ibunya. Proses pemakaman diiringi dengan isak tangis kerabat dan kawan-kawan almarhumah. Pasalnya, selama hidup, gadis ini dikenal sebagai pribadi yang sopan dan ramah. (sya)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan