fbpx

JAMAAH HAJI BLORA JALANI PEMERIKSAAN KESEHATAN, HASILNYA MEMUASKAN

Penyuluhan menjelang wukuf oleh Tim Kesehatan Haji Indonesia di sektor 3 Arroudloh Kloter 53 SOC, Jumat (17/08).

Mekkah, Arab Saudi – Pemerintah Arab Saudi menetapkan awal Dzulhijjah jatuh pada 12 Agustus kemarin. Berdasarkan ketetapan ini, pelaksanaan ibadah wukuf di Arafah akan berlangsung pada 20 Agustus depan, bertepatan dengan tanggal 9 Dzulhijjah 1439 H.

 

Penyuluhan menjelang wukuf oleh Tim Kesehatan Haji Indonesia di sektor 3 Arroudloh Kloter 53 SOC, Jumat (17/08).

 

Untuk memastikan kondisi fisik jamaah haji menjelang pelaksanaan ibadah yang berlangsung di Arafah-Muzdalifah-Mina (Armina) ini, petugas Kloter 53 SOC  bersama Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) melaksanakan serangkaian pemeriksaan kesehatan.

Hasilnya cukup memuaskan, jamaah haji Kabupaten Blora yang berada di Kloter 53 SOC berada dalam kondisi prima. Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, jamaah haji juga mendapatkan bimbingan ibadah.

“Penyuluhan kesehatan disampaikan oleh dr. Wahyu, sedangkan untuk prosesi wukuf disampaikan oleh Gus Zaky yang merupakan petugas bimbingan ibadah,” terang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Kabupaten Blora, Mutiyono, Jumat (17/08).

Pemeriksaan kesehatan yang dijalani jamaah haji Kabupaten Blora meliputi pengecekan Diabetes Melitus (DM), Hipertensi (tekanan darah tinggi) dan pemeriksaan untuk jamaah haji yang berusia lanjut.

 “Dari paparan yang disampaikan, secara umum kondisi jamaah di kloter 53 SOC dalam keadaan prima. Hanya saja, ada yang harus rawat jalan untuk jamaah haji yang terkena ISPA atau batuk pilek. Secara umum, kondisi kesehatan jamaah sangat baik,” lanjutnya.

Usai mendapatkan paparan tentang kesehatan, jamaah haji Blora di kloter 53 SOC mengikuti penyuluhan tentang tata cara beribadah di Armina yang disampaikan oleh KH Ahmad Zaky Fuad.

“Termasuk jadwal melempar jumroh. Jadi, untuk jamaah haji Indonesia dilarang melempar jumroh di jam-jam yang telah ditentukan. Ini untuk menghindari jamaah saling berdesakan,” pungkasnya.

Reporter : Ika Mahmudah