fbpx

JATENG PROVINSI TERBAIK LAYANAN INVESTASI, JOKOWI : LAYANI INVESTOR DENGAN BAIK

informasi, realisasi investasi Jateng sampai triwulan III tahun 2021 sebesar Rp38,19 triliun. Jumlah itu sudah memenuhi 71,3% target capaian investasi Jateng tahun ini sebesar Rp53,53 triliun. Jateng memberikan pelayanan prima pada investor kecil termasuk UKM. Sampai September 2021, sudah ada 205.626 unit usaha yang sudah berizin dengan total modal usaha sebesar Rp3,66 triliun.
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan penghargaan secara langsung kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait pelayanan investasi nasional 2021.

Jakarta – Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menobatkan Jawa Tengah sebagai provinsi terbaik nasional terkait pelayanan investasi tahun 2021. Setelah Jawa Barat dan Sumatera Barat yang menduduki peringkat dua dan tiga.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan penghargaan secara langsung kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Tak hanya itu, kota di Jateng juga mendapat penghargaan pelayanan investasi terbaik, diantaranya Kota Semarang, Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Sragen.

“Investor itu dilayani dengan baik saja belum tentu mau, apalagi yang tidak dilayani. Oleh sebab itu, pola lama yang jadul harus ditinggalkan, berikan layanan terbaik pada semua investor, baik yang kecil, sedang maupun besar. Semua harus dilayani dengan baik,” ucap Jokowi dalam sambutannya di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Rabu (24/11).

BACA JUGA :  MANTAN BUPATI BLORA DEKLARASI DUKUNG JOKOWI 2024

Ia melanjutkan, investasi menjadi salah satu kunci percepatan pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, urusan pelayanan, perijinan dan lainnya memang harus dilakukan untuk menggaet minat investor datang ke Indonesia.

“Dengan adanya investasi maka peredaran uang akan semakin besar. Dan itu menimbulkan efek lain, daya beli masyarakat naik, konsumsi naik dan pertumbuhan ekonomi juga naik,” lanjutnya.

Gubernur Ganjar mengucapkan terimakasih atas capaian Jateng sebagai provinsi terbaik nasional dalam pelayanan investasi. Menurutnya, setelah pelayanan baik, maka tahap selanjutnya adalah mewujudkan realisasi investasi.

BACA JUGA :  JOKOWI ANGGAP BANDARA NGLORAM DESAINNYA SEPERTI KITA DI BAWAH HUTAN JATI

“Seperti pesan pak Presiden tadi, bagaimana meningkatkan realisasi. Beliau juga pesan, jangan hanya yang besar-besar, tapi investasi kecil, UKM dan lainnya. Saya harap semua mempertahankan ini dan saya ucapkan terimakasih karena ini bagian dari komitmen kawan-kawan,” ucapnya.

Ia menambahkan, Jateng selalu konsisten dalam pelaksanaan Online Single Submission (OSS). Selain itu, kemudahan-kemudahan lain seperti pemberantasan pungutan liar (pungli) hingga layanan prima di mall pelayanan publik diberikan.

“Saya minta kawan-kawan proaktif mengundang investor, membantu mereka dan memastikan tidak ada pungli. Kami juga menjadi guide pada calon investor tidak hanya pada perizinan, tapi sampai mereka melakukan usaha. Konsep after sale service juga dilakukan di Jateng,” tambahnya.

BACA JUGA :  LEBIH UNGGUL DARI 4 PROVINSI, JATENG RAIH PENGHARGAAN ABDI BAKTI TANI

Sebagai informasi, realisasi investasi Jateng sampai triwulan III tahun 2021 sebesar Rp38,19 triliun. Jumlah itu sudah memenuhi 71,3% target capaian investasi Jateng tahun ini sebesar Rp53,53 triliun. Jateng memberikan pelayanan prima pada investor kecil termasuk UKM. Sampai September 2021, sudah ada 205.626 unit usaha yang sudah berizin dengan total modal usaha sebesar Rp3,66 triliun. (jam).