fbpx

JUBIR COVID-19 BLORA : BLORA ZONA MERAH !

  • Bagikan
Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Lilik Hernanto, SKM, M.Kes di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19
Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Lilik Hernanto, SKM, M.Kes di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

Blora- Juru Bicara Covid-19 Blora, Lilik Hernanto pada Konferensi Pers di Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Blora. Menyampaikan kepada Masyarakat Blora untuk tidak takut berlebihan, karena saat ini Blora masuk Zona Merah. Minggu (19/04).

 

Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Lilik Hernanto, SKM, M.Kes di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19
Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Lilik Hernanto, SKM, M.Kes di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

 

”Akhirnya Blora sekarang menjadi zona merah, karena sudah terkonfirmasi positif Covid-19 melalui hasil pemeriksaan laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR). Jadi mulai hari ini Blora sudah satu positif dan dinyatakan PCR reaktit secara laboratorium,” terang Lilik.

Satu positif Covid-19 ini terjadi pada tanggal tiga April lalu yang merupakan rujukan dari RSUD Blora dan dirujuk ke Rumah Sakit Moewardi Solo. Almarhum juga ada riwayat penyakit penyerta yakni gagal ginjal.

“Jadi meninggal kemarin tanggal sembilan April, laki-laki usia tiga puluhan wilayah Kecamatan Blora,” ucapnya.

Lilik juga berharap, kepada masyarakat untuk lebih waspada. Karena sudah ada yang positif Covid-19, pihaknya akan segera (tadi malam dan hari ini) sudah melakukan Tracing kontak kepada siap[a saja yang almarhum pernah pernah melakukan kontak.

“Secara data sampai hari, almarhum sempat kontak di bebrapa layanan kesehatan rumah sakit dan puskesmas, sehingga sampai hari inipun kami masih mendata beberapa tenaga medis maupun paramedis yang kontak dengan almarhum,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Lilik mewakili mewakili Pemerintah Daerah turut bela sungkawa, semoga keluarga segera diberi kan kekuatan dan keikhlasan. Serta masyarakat sekitar dihimbau untuk tidak mendiskriminasi keluarga korban Covid-19.

“Mayarakat sekitar tidak boleh mendiskriminasi keluarga korban,” pungkasnya. (jyk)

banner 120x500
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

error: Konten dilindungi!!