fbpx

KABAR BAIK, PEMPROV JATENG GELONTORKAN RATUSAN MILIAR BANTU SISWA MISKIN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah gelontorkan ratusan miliyar untuk membantu siswa kurang mampu di Jateng. Bantuan itu diperuntukkan sekolah negeri tingkat menengah atas dan kejuruan, serta sekolah luar biasa.
Suyanta, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

Semarang- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah gelontorkan ratusan miliar untuk membantu siswa kurang mampu di Jateng. Bantuan itu diperuntukkan sekolah negeri tingkat menengah atas dan kejuruan, serta sekolah luar biasa.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Suyanta mengatakan, kebijakan penggratisan SMA/SMK/SLB Negeri bertujuan untuk memperluas akses pendidikan. Sehingga siswa kurang mampu dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah.

BACA JUGA :  DIKUNJUNGI GUBERNUR JATENG, INI HARAPAN DIFABEL BLORA

“Salah satunya dengan cara menggratiskan sekolah bagi SMA/SMK/SLB negeri. Kebijakan implementasinya adalah adanya BOP. Dari BOP itu SMA/SMK/SLB negeri itu gratis. Dengan demikian diharapkan dari sana, banyak siswa-siswa melanjutkan ke jenjang SMA/SMK/SLB,” jelas Suyanta, Jumat (11/3).

Tercatat, Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) pendidikan tingkat SMK/SMA/SLB Negeri tahun 2022 sebesar Rp 769.714.070.000. Anggaran tersebut akan digunakan untuk menggratiskan biaya sekolah negeri di Jawa Tengah.

BACA JUGA :  GANJAR UNGKAP KETIDAKCOCOKAN DATA VAKSIN PUSAT DENGAN DAERAH

Selain bantuan untuk sekolah negeri, Pemprov juga telah mempersiapkan bantuan untuk sekolah swasta tingkat SMA/SMK/SLB di Jawa Tengah. Melalui Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA), sekolah swasta akan mendapat anggaran sebesar Rp 195.431.400.000.

“SMA/SMK/SLB swasta mendapat bantuan BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah),” tuturnya. (Kin).