fbpx

KADES KENTONG IKUT DIJEMPUT POLISI

Penyebab penjemputan Tiga warga Blora oleh polisi masih misteri. Mereka berinisial GT, SG, SI. Namun, foto Ketiganya dengan memakai kaos tahanan sudah tersebar di media sosial.
Pakai Kaos Tahanan: Tiga warga Blora yang diamankan kepolisian memakai kaos tahanan.

Cepu, Bloranews – Penyebab penjemputan Tiga warga Blora oleh polisi masih misteri. Mereka berinisial GT, SG, SI. Namun, foto Ketiganya dengan memakai kaos tahanan sudah tersebar di media sosial.

Istri Kades Kentong, Cepu, Musringah mengaku tadi pagi suaminya memang dijemput polisi.

“Tadi pagi ada satu orang yang ke sini dan keluar dari mobil, yang lainnya ada di dalam mobil,” ucapnya saat ditemui di rumahnya, Minggu (26/6). 

BACA JUGA :  TIGA WARGA BLORA DIDUGA DIJEMPUT BARESKRIM

Dia mengaku sempat diperlihatkan foto Ketiga orang yang ditangkap. Yaitu GT, SG, SI.

“Waktu penangkapan itu, suamiku diajak oleh Siswanto (SI) ketemuan diluar,” terangnya.

Menurutnya, suaminya hanya menjadi saksi. Terkait dugaan pemerasan, pihaknya tidak tau menahu. Sebab suaminya orangnya tertutup.

“Diperiksa sebagai saksi pertama kali pada Jumat. Tadi pagi setelah subuh dibawa oleh pihak kepolisian,” tambahnya.

Musringah mengaku, suaminya memang sering mendapat WA dari Siswanto. Seingatnya, Siswanto pernah datang kerumahnya sekali. Setelah itu sering ketemu diluar bersama suaminya.

BACA JUGA :  TIGA WARGA BLORA DIDUGA DIJEMPUT BARESKRIM

“Biasanya WA janjian di luar rumah. Termasuk hari Jumat kemarin,” tambahnya.

Sementara itu, ketua RT setempat, Sarmin mengaku, subuh tadi ada mobil plat B yang ditumpangi 3 orang kerumah Kades.

“Siapa itu, saya tidak tau,” jelasnya.

Sebelumnya, saksi mata penjemputan tersebut, L mengaku, untuk GT dan SG dijemput Jumat, (24/6) kemarin. Sekitar pukul 14.00. Sementara SI, pihaknya belum tau kapan dijemputnya.

BACA JUGA :  TIGA WARGA BLORA DIDUGA DIJEMPUT BARESKRIM

“Yang turun dari mobil 3 orang. Bilangnya dari Bareskrim,” terangnya.

Dia menambahkan, penjemputan itu berlangsung sangat cepat. Awalnya dia bersama rekannya ngopi di warung Desa Patalan. Tak lama kemudian, datang Dua mobil. Pertama mobil Reborn hitam dan Inova hitam.

“Ditanya yang namanya ini siapa. Terus diajak masuk ke mobil. Setelah beberapa lama dibawa pergi,” imbuhnya. (Sub)