KANGSA ADU JAGO DI KANTOR BAWASLU BLORA

Blora- Dua dalang kondang asli Blora, Ki Nuryanto dan Ki Sujiarto Jreng, menampilkan lakon Kangsa Adu Jago dalam pagelaran wayang kulit di halaman kantor Bawaslu Blora. Lakon ini menceritakan tentang Adipati Kangsa yang ingin merebut tahta Kerajaan Mandura.

 

KANGSA ADU JAGO

Pagelaran wayang kulit dengan lakon Kangsa Adu Jago di halaman kantor Bawaslu Blora

 

Sebagai informasi, Ki Nuriyanto merupakan dalang yang berasal dari Dusun Pangkat Desa Purwosari, Kecamatan Blora Kota. Sedangkan Ki Sujiarto Jreng berasal dari Dusun Gusten Desa Jepangrejo, Kecamatan Blora Kota.

Selain itu, dalam acara yang merupakan rangkaian sosialisasi pengawasan partisipatif Bawaslu Blora ini, para penikmat wayang juga dihibur dengan dagelan yang ditampilkan oleh pelawak lokal, Gareng, Sabtu (16/03) malam.

Di sela-sela pagelaran ini, ditampilkan pula tari kreasi Guyub Samin oleh Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Merpati Blora pimpinan Umi Ardiyah dari desa Tambaksari, kecamatan Blora.

Selain dinikmati masyarakat Blora yang hadir di lokasi pagelaran, acara ini juga dipancarluaskan lewat siaran Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Gagak Rimang,  melalui streaming di webiste gagakrimang.blorakab.go.id dan frekuensi 105,9 FM.

“Melalui acara ini, kita juga mengajak masyarakat melawan politik uang, informasi hoaks, menekankan netralitas ASN dan netralitas penyelenggara pemilu,” ucap Ketua Bawaslu Blora, Lulus Mariyonan, seperti dikutip laman Blorakab.go.id

Sementara, Bupati Blora Djoko Nugroho, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asiten I Setda Blora bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Pruwadi Setiono menekankan pentingnya netralitas ASN dalam Pemilu.

“Kepada ASN kami ingatkan untuk netral, karena ASN mempunyai kewenangan dan kekuasaan administrasi, anggaran dan lainnya. ASN mempunyai kewajiban memilih namun juga harus menjaga netralitas selaku penyelenggara negara,” pesannya. (one)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Comments are closed.