KARSIMIN KEMBALI PENUHI PANGGILAN PENYIDIK TERKAIT KORUPSI ‘SAPI BUNTING’

Blora- Tersangka kasus korupsi dalam program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) pada Dinas Peternakan dan Perikanan (Dinakikan) Blora 2017, Karsimin, tampak pasrah saat memenuhi panggilan penyidik, Kamis (24/10).

Didampingi kuasa hukumnya, Karsimin tidak banyak memberikan komentar terkait kasus yang menjeratnya. Meski demikian, kuasa hukum Karsimin, Zaenul Arifin buka suara terkait langkah yang diambilnya dalam waktu dekat.

 

Kuasa hukum Karsimin, Zaenul Arifin

Kuasa hukum Karsimin, Zaenul Arifin

 

“Pak Karsimin akan kooperatif dan akan menghormati proses hukum yang ada,” kata Zaenul Arifin saat mendampingi kliennya, di Kejaksaan Negeri Blora, Kamis (24/10).

Dalam pemeriksaan kedua tersebut, Karsimin dicecar pertanyaan sebagai tersangka, dan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka Wahyu Agustini. Pasalnya, pada 2017, Karsimin merupakan sekretaris Dinakikan sekaligus wakil ketua Pokja Upsus Siwab.

“Ada sekitar 30 pertanyaan tadi. Pak Karsimin menerangkan apa yang dia tau,” imbuh Zaenul.

Lebih lanjut, Zaenul mengaku tidak mengetahui apakah Pemkab Blora akan memberikan bantuan hukum kepada Karsimin. Terkait status kedinasan, Karsimin akan memasuki masa pensiun dalam waktu dekat.

“Akan pensiun reguler. Kita tidak tau apakah akan diberikan bantuan hukum atau tidak,” pungkas Zaenul.

Sebagai informasi, usai berdinas sebagai Sekretaris Dinakikan Blora, Karsimin menjalani rotasi dan menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK). Saat ini, usia Karsimin adalah 57 tahun 4 bulan. Sedangkan batas usia pensiun PNS sesuai UU no 5/2014 tentang ASN adalah 58 tahun.

Diketahui, para tersangka kasus korupsi Upsus Siwab ini, dijerat dengan pasal 5, 11, 12, serta pasal 2 dan 3 alternatif Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (jyk)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan