fbpx

KASUS PERSELINGKUHAN, OKNUM POLISI AKHIRNYA DITAHAN PROPAM

  • Bagikan

Blora – Oknum polisi anggota Polsek Bogorejo, Brigadir Yanto, yang diduga melakukan aksi perselingkuhan dengan istri perangkat desa Tempellemahabang, Jepon, Blora, akhirnya ditahan Propam Polres Blora.

Pada Senin (28/08) pagi, nampak didalam ruang tahanan Propam, oknum polisi itu sudah meringkuk, hanya berkaos dan bercelana hitam. Sementara seragam anggota polrinya tergantung ditembok tahanan.

Sekitar pukul 11.00 WIB, Yanto didampingi anggota propam baru keluar dari jeruji besi, dengan berseragam lengkap menuju ruangan Waka Polres Blora. Hingga sekitar pukul 13.30 pelaku belum keluar dari ruangan tersebut.

 

Yatno (Kanan) menunjukkan Surat Tanda Penerimaan Laporan. Foto : Bloranews

 

Sedangkan, Yatno (Perangkat Desa),37, suami dari Budiani (pelaku), sejak pagi sekitar pukul 08.30 WIB di BAP dan diperiksa Propam tanpa pendampingan hukum dari lawyer (pengacara), hingga 13.30.

Dihadapan Propam, “Tadi dimintai keterangan atas laporan saya kemarin, terkait kasus perselingkuhan antara istri saya (Budiani) dengan Yanto (oknum polisi),” jelas Yatno, Kamituwo Dukuh Tengger Desa Desa Tempelmahbang RT 06/RW 03, Jepon, Senin (28/08/2017).

Dalam surat tanda penerimaan laporan bernomor STPL/05/VIII/2017 yang diterimanya, tertanggal Sabtu 26 Agustus 2017, pukul 01.00 WIB, melaporkan perkara Pelanggaran Kode Etik Profesi Polri, yang dilakukan oleh oknum tersebut.

“Berupa menjalin hubungan layaknya suami istri tanpa ikatan perkawinan yang sah. Yang terjadi diruang keluarga pada Jum’at, 25 Agustus 2017 sekitar pukul 23.51 WIB di Desa Tempelmahbang Dukuh Tengger Rt 06/Rw 03, Kecamatan Jepon, kabupaten Blora,” tulis Yatno dalam laporan itu.

Lanjutnya, Yang dilakukan oleh Brigadir Yanto NRP. 87040785 jabatan Brigadir Polsek Bogorejo Polres Blora, sesuai laporan polisi nomor LP/B-09/VIII/2017/Sipropam pada tanggal 26 Agustus 2017.

Dalam laporan tersebut, tertera penerima laporan atas nama Bripka Rudi Setiyanto.

Sementara itu, Supriyo, Ketua RT 04 RW 03, yang mendampingi Yatno di Mapolres Blora pun berharap oknum polisi tersebut mendapatkan hukuman yang semestinya karena telah merusak rumah tangga orang lain. “Harus diproses hukum. Warga sudah resah dengan perbuatannya Solok (Yanto). Apalagi ini yang kedua kalinya,” ucapnya.

 Reporter : Ngatono

  • Bagikan