fbpx

KEBUTUHAN LISTRIK TINGGI, PEMKAB BLORA BERENCANA MANFAATKAN PLTS DI MPP

  • Bagikan
KEBUTUHAN LISTRIK TINGGI, PEMKAB BLORA BERENCANA MANFAATKAN PLTS DI MPP
Bupati Blora, H. Arief Rohman saat memimpin rapat dengan jajaran PT Watala,

Blora – Pemerintah Kabupaten Blora berencana menggunakan energi surya yang ramah lingkungan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di mulai dari Mall Pelayanan Publik (MPP).

 

KEBUTUHAN LISTRIK TINGGI, PEMKAB BLORA BERENCANA MANFAATKAN PLTS DI MPP
Bupati Blora, H. Arief Rohman saat memimpin rapat dengan jajaran PT Watala,

 

Hal tersebut diungkapkan Bupati Blora, H. Arief Rohman saat memimpin rapat dengan jajaran PT Watala, yang bergerak di bidang Panel Surya di Ruang Rapat Bupati Blora, Senin (03/05). 

“Jadi memang kita ada rencana untuk memanfaatkan PLTS energi yang ramah, kita coba dulu di MPP nanti kalau bisa tim ini diajak ke MPP meninjau kira-kira pemasangan instalasinya kemudian penyesuaian lainnya seperti apa perlu anggaran berapa,” ungkap Mas Arief sapaan akrabnya. 

Managing Director Watala, Mada Ayu Habsari mengungkapkan bahwa dengan penggunaan panel surya dapat mengurangi biaya untuk listrik. 

“Salah satunya dapat diterapkan di gedung-gedung, sehingga dapat mengurangi biaya operasional dan mampu melakukan penghematan,” ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Kepala Bidang Fisik Dan Prasarana Bappeda Kab. Blora, Pujiariyanto mengatakan kebutuhan akan listrik di Pemkab Blora cukup besar. Pihaknya mencontohkan terkait biaya untuk Penerangan Jalan Umum (PJU).

 “Semisal untuk PJU saja di 7000 titik setiap tahun itu kita bayar listrik sekitar 5,5 Miliar” jelasnya.

Menurutnya, jika hitungan secara rinci (penggunaan energi surya) bisa menghemat secara signifikan, bisa menurunkan biaya untuk listrik misal setengahnya dan bisa memilihdalam waktu dekat biaya investasi dapat BEP.  

“Kita mulai dari MPP,  bisa kita coba disitu terlebih dahulu sebelum untuk PJU dan lainnya. Kalau disitu berhasil nanti saya yakin dapat dikembangkan di lainnya” pungkasnya. (Spt)

  • Bagikan