fbpx

KEJARI BLORA PANGGIL 6 SAKSI TERKAIT DUGAAN KORUPSI KUNKER DPRD BLORA

Kantor Kejaksaan Negeri Blora
Kantor Kejaksaan Negeri Blora

Blora- Kejaksaan Negeri Blora kembali memanggil sejumlah saksi terkait dugaan korupsi anggaran Kunjungan Kerja (Kunker) DPRD Blora tahun 2014-2019. Kali ini ada 6 saksi dipanggil untuk dimintai keterangan.

Keenam orang saksi yang memenuhi pemanggilan hari ini diantaranya Joko Supratno (anggota DPRD Blora 2014-2019), Joko Mugiyanto (anggota DPRD Blora), Susanto (anggota DPRD Blora), Jariman (anggota DPRD Blora), Atmaji (Staf Setwan), dan Habibi (Staf Setwan).

BACA JUGA :  WAKIL RAKYAT DUKUNG KEJAKSAAN USUT TUNTAS DUGAAN KORUPSI KUNKER DPRD BLORA 2014-2019

“Saya dipanggil sebagai saksi mas,” ucap mantan anggota DPRD Blora 2014-2019, Joko Supratno kepada wartawan Bloranes.com.

Lebih lanjut, Joko Supratno juga menambahkan dirinya datang ke Kejaksaan Negeri Blora sendirian. Pasalnya dirinya tidak mengetahui siapa saja yang dipanggil oleh Kejaksaan hari ini. Kepada Bloranews.com dirinya mengaku ditanya banyak pertanyaan oleh Kejaksaan Negeri Blora.

“Gak paham mas, siapa saja yang dipanggil bareng saya. Yang jelas tadi ditanya lebih dari 10 pertanyaan,” imbuhnya.

BACA JUGA :  TOTAL 35 ORANG TELAH BERSAKSI TERKAIT DUGAAN KORUPSI KUNKER DPRD

Selain itu, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Blora, Rendy Indro Nursasongko membenarkan adanya pemanggilan 6 orang saksi oleh Kejaksaan Negeri Blora.

 “Ya, ada 6 orang yang dipanggil sebagai saksi mas,” ucap Kasi Pidsus Kejari Blor, Rendy Indro Nursasongko melalui pesan WhatsApp nya.

Hingga saat ini Kejaksaan Negeri Blora belum menetapkan tersangka dalam dugaan korupsi ini. Sebelumnya Kejaksaan Negeri Blora telah memanggil Bambang Susilo (Ketua DPRD Blora 2014-2019/Partai Demokrat), Abdullah Aminuddin (Wakil Ketua/PKB),

BACA JUGA :  KEJARI BLORA SITA UANG DUGAAN KORUPSI PASAR INDUK DAN KUNKER DPRD

Kemudian Dwi Astutiningsih (Wakil Ketua/PDIP), dan Sri Handayani (Wakil Ketua/Partai Golkar), Sekretaris DPRD Blora Pujianto Said, Bambang Sulistya (anggota DPRD Blora 2014-2019), dan Kepala Inspektorat Kabupaten Blora Kunto Aji untuk dimintai keterangan. (JYK)