KELUARGA PASIEN YANG DIISOLASI MENDAPAT PERLAKUAAN DISKRIMINASI

  • Bagikan
dr. Nugroho Adiwarso, Sp.OG.
dr. Nugroho Adiwarso, Sp.OG.

Blora- Direktur RSUD Blora, Nugroho Adiwarso menyampaikan bahwa kemarin ada keluhan dari anggota masyarakat yang keluarganya sedang dirawat di Klinik Bakti Padma, mengeluhkan jika keluarga pasien yang diisolasi ini mendapat perlakuan seperti diasingkan di lingkungannya sendiri. Minggu (31/05).

 

dr. Nugroho Adiwarso, Sp.OG.
dr. Nugroho Adiwarso, Sp.OG.

 

“Jadi kami minta perhatiannya kepada masyarakat agar tidak melakukan diskriminasi dan mengasingkan keluarga pasien. Pasien sudah kami rawat di ruang isolasi Klinik Bakti Padma, sehingga keluarganya tidak perlu dijauhi, justru harus diberikan support agar psikisnya tidak drop, sehingga imunitas tubuhnya bagus. Selama mematuhi protokol kesehatan, semuanya akan baik,” ucap Nugroho Adiwarso.

Lantaran hal tersebut, kemudian dirinya menyontohkan bahwa ada salah satu pasien positif Covid-19 yang orang tuanya berdagang di rumahnya, sudah satu bulan ini tidak ada yang beli. Seharusnya tidak boleh seperti itu.

“Ini keliru, karena anggota yang kita rawat kondisinya baik sehat hanya di dalam tubuhnya ada virus Covid-19. Oleh sebab itu kita rawat agar menjadi negative dan semata-mata karena alasan medis dalam rangka memutus rantai penyebaran. Tidak ada unsur lain. Kami mohon kesadarannya agar masyarakat bisa memahami ini, jangan sampai diasingkan. Ini bukan aib, mohon kerjasamanya agar diterima dengan baik sesuai protokol kesehatan yang ada,” harapnya.

Lebih lanjut, Nugroho juga menginformasikan hingga hari ini di rumah sakitnya masih merawat 5 pasien, di 5 ruang isolasi yang tersedia sehingga sudah tidak ada ruang isolasi Covid-19 yang kosong.

“Kemudian di Klinik Bakti Padma yang disediakan khusus untuk Covid-19 ada 19 orang yang diisolasi disana dengan hasil swab positif,” pungkasnya. (jyk)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan