fbpx

KELUH SARJANA MENGANGGUR: OMONG KOSONG SOAL GOLEK GAWEAN GAMPANG

Lulusan Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Abdul mengeluh tentang sulitnya cari pekerjaan di Blora. Ia merasa di daerah Blora minim sekali lowongan pekerjaan.
Abdul, Sarjana Menganggur

Blora- Lulusan Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Abdul mengeluh tentang sulitnya cari pekerjaan di Blora. Ia merasa di daerah Blora minim sekali lowongan pekerjaan.

“Sejak awal Januari saya menganggur. Mencari pekerjaan di daerah Blora sangat sulit karena minim lowongan,” jelasnya ditemui wartawan Bloranews, Jumat (4/3).

Dirinya juga menilai, janji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora soal Golek Gawean Gampang pada kenyataannya tidak sesuai dengan yang terjadi di lapangan.

BACA JUGA :  UNTUK PEMUDA DI BLORA, DIPERINNAKER BERI PELATIHAN HINGGA DESA

“Itu seperti hanya omong kosong. Karena dari pemerintah maupun bupati tidak ngasih solusi terkait bicara Golek Gawean Gampang,” keluhnya.

Dalam hal ini, ia berharap Pemkab Blora bisa mengasih solusi untuk masyarakat yang belum bekerja. Khusunya lulusan sarjana yang mengalami peningkatan jumlah pengangguran.

“Harapan saya di daerah blora banyak loker. Kalau tidak ya dari pemerintah ngasih solusi untuk masyarakat yang masih menganggur,” pungkasnya.

BACA JUGA :  JANJI BUPATI GOLEK GAWEAN GAMPANG, PULUHAN RIBU MASYARAKAT BLORA MASIH NGANGGUR

Sebagai pengingat, menurut pendidikan tertinggi yang ditamatkan, pengangguran dengan jenjang pendidikan diploma/universitas mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Presentase peningkatannya pun cukup signifikan, yakni 3,25 persen. Dari 0,98 persen di tahun 2020 menjadi 4,23 persen di tahun 2021. (Kin).