fbpx

KEMBANGKAN POLA DAKWAH MUSLIMAT NU MELALUI TEKNOLOGI DIGITAL

Acara Halal Bihalal Hidmat Muslimat NU Jawa Tengah, Jum'at (10/6) di Rumah Dinas Wakil Gubernur berjalan lancar dan hikmah. Dalam acara itu banyak menyoal pola dakwah melalui teknologi digital.
Halal Bi Halal Muslimat NU Jateng.

Semarang, BLORANEWS – Acara Halal Bi Halal Hidmat Muslimat NU Jawa Tengah, Jum’at (10/6) di Rumah Dinas Wakil Gubernur berjalan lancar dan hikmah. Dalam acara itu banyak menyoal pola dakwah melalui teknologi digital.

Istri wagub, Nawal Arafah Yasin mengatakan Muslimat NU perlu mengkonsolidasikan kekuatan dakwah. Salah satunya dengan menggunakan media sosial.

BACA JUGA :  PEDULI COVID-19, MUSLIMAT NU BANJAREJO BAGIKAN SEMBAKO

“Dakwah di medsos juga sangat penting. Kita mungkin tidak bisa menulis, namun kita bisa bersahabat dengan akun-akun dakwah. Ketika ada quote yang bagus, bisa kita share jika tidak bisa menulis konten dakwah,” terangnya.

Wagub, Taj Yasin Maimoen dalam sambutannya meminta kepada Muslimat NU untuk mengembangkan pola dakwah. Dengan cara yang disesuaikan agar lebih mudah dipahami masyarakat.

BACA JUGA :  KE JAKARTA, MUSLIMAT NU BLORA ANTUSIAS MERIAHKAN HARLAH MUSLIMAT KE- 73

“Kita dituntut untuk berlari cepat, tidak bersantai santai. Sekarang diminta melayani generasi yang sangat cepat. Pola dakwah harus dikembangkan,” katanya.

Bagi para pengajar, Taj Yasin menyarankan agar mereka bisa memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pembelajaran. Hal ini, baginya merupakan tantangan bagi para pengajar melakukan inovasi.

“Sehingga kita sebagai masyarakat yang sudah ikut disrupsi saat ini dituntut maju. Meskipun sudah tidak muda lagi, namun kita harus bisa. Guru TK, guru Paud, diminta berubah mendigitalisasi metode pembelajaran. Kita dituntut menyajikan strategi dakwah masa sekarang. Kita harus tingkatkan SDM,” papar wagub. (Jam). 

BACA JUGA :  INI JADWAL LENGKAP HARLAH MUSLIMAT NU KE-73 DI GELORA BUNG KARNO