fbpx

KEPALA KANTOR DPK JATENG: KEPSEK HARUS BISA WUJUDKAN SEKOLAH EKO WISATA

Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DPK) Provinsi Jawa Tengah Wilayah IV, Budi Santoso dalam acara serah terima Kepala SMA 2 Blora, Ia menilai, ada banyak potensi di SMAN 2 Blora.
Siswi SMAN 2 Performing.

Blora – Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DPK) Provinsi Jawa Tengah Wilayah IV, Budi Santoso dalam acara serah terima Kepala SMA 2 Blora, Ia menilai, ada banyak potensi di SMAN 2 Blora.

“Adanya potensi di SMA Negeri 2 Blora semoga bisa dikembangkan menjadi sekolah Eco Wisata. Kepala sekolah yang baru harus bisa mewujudkan ini. Menjadi Kepala Sekolah harus mampu memberikan prestasi kepada sekolah.,” pesannya saat lepas sambut, Jumat (14/01).

BACA JUGA :  BUPATI: JADILAH MOTOR PENGGERAK PENDIDIKAN

Budi seolah disambut ikan-ikan yang berenang di kolam, green house, masjid yang besar, rimbunnya beragam tanaman serta taman yang tertata rapi, Ketika memasuki area sekolah. beragam kesenian juga ditampilkan.

Kemudian, dilakukan serah terima Kepala SMA 2 Blora dari Yuni Ni’wati kepada Slamet Joko Waluyo yang sebelumnya Kepala SMA 1 Blora. Setelah sepuluh tahun memimpin Yuni Ni’wati selanjutnya tukar posisi menjadi Kepala SMA 1 Blora.

BACA JUGA :  KISRUH ASN MENINGGAL IKUT DIUNDANG PELANTIKAN BERBUNTUT PANJANG

Selain, SMA Negeri 1 Blora dan SMA Negeri 2 Blora. Pada Awal tahun 2022, banyak SMA/SMK yang melakukan pergantian kepala sekolah, diantaranya SMA 1 Randublatung yang dijabat oleh Apri Sukoco sebelumnya SMA 1 Ngawen sekaligus menjadi Plt di SMA 1 Ngawen. Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Jepon Noor Rita S dari Guru SLB Putra Harapan Gondang Sragen, menggantikan Plt Yuni Ni’wati.

BACA JUGA :  TALI TIANG BENDERA HILANG, KEPALA SEKOLAH CURHAT DI STORY WA

Pada jenjang SMK, pergantian terjadi di SMKN 1 Kunduran yang kini dijabat oleh Amar Ma’ruf Fakhrudin sebelumnya Guru Ahli Madya SMKN 1 Kota Salatiga. SMKN 1 Blora dijabat Miftahul Ulum yang sebelumnya Kepala SMKN 1 Jepon. Jabatan yang ditinggalkan di isi oleh Daryono yang sebelumnya Guru Ahli Madya di SMKN 1 Mojosongo Kabupaten Boyolali. (Lis).