Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

KEPUTUSAN DIRALAT, PANITIA PILKADES SONOKULON PUTUSKAN SUPARWI MEMENUHI SYARAT

Todanan- Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sonokulon secara mengejutkan meralat keputusannya. Salah satu bacakades, Suparwi, yang sebelumnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) diubah statusnya menjadi Memenuhi Syarat (MS).

 

Rapat dengar pendapat masyarakat terkait Pilkades Sonokulon di Balaidesa Sonokulon Kecamatan Todanan Kabupaten Blora

Rapat dengar pendapat masyarakat terkait Pilkades Sonokulon di Balaidesa Sonokulon Kecamatan Todanan Kabupaten Blora

 

Keputusan tersebut disampaikan Ketua Panitia Pilkades Sonokulon, Suparno, usai rapat dengar tanggapan masyarakat, yang berlangsung di Balaidesa Sonokulon Kecamatan Todanan Kabupaten Blora, Senin (22/07).

“Dari hasil pemaparan kajian dan himbauan, panitia meralat dan memutuskan yang bersangkutan (Suparwi, red) menjadi Memenuhi Syarat,” kata Suparno.

Sebagai informasi, bacakades petahana Suparwi sempat dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk mengikuti Pilkades Sonokulon. Pasalnya, kelengkapan administrasi berupa ijazah yang disertakan bacakades ini diragukan legalitasnya.

 

Baca: LEGALITAS IJAZAH DIRAGUKAN, CAKADES PETAHANA SONOKULON TMS

 

Keputusan Diralat Usai Penyampaian Keberatan dari Pihak Suparwi

Ralat keputusan panitia tersebut terjadi pasca penyampaian keberatan oleh Suparwi dan kuasa hukumnya. Dalam keberatannya, kuasa hukum Suparwi membawa serta sejumlah dokumen administrasi pencalonan.

“Berkas Suparwi legal sesuai Perbup no 8 tahun 2017 dengan melampirkan surat keterangan (Surat Pengganti Ijazah / karena ijazah hilang, red) yang ditandatangani mantan Kepala Sekolah Klas Pembangunan (KP) Ketileng tertanggal 1 Agustus 2007, dan Kejar Paket C oleh Diknas,” papar kuasa hukum Suparwi, Zaenul Arifin.

Di sisi lain, dalam rapat tersebut, Ketua Panitia sempat merasa tertekan sehingga hampir memutuskan mundur. Akan tetapi, keinginan Ketua Panitia tersebut segera dicegah sejumlah pihak yang hadir sehingga Ketua Panitia tidak jadi mengundurkan diri.

“Saya merasa banyak tekanan. Seharusnya, yang seperti ini bisa diredam sehingga ke depan bisa menjalankan tugas setegas-tegasnya, dan senetral-netralnya. Jika ada permasalahan, mohon dirembug,” ucap Suparno disambut lega semua pihak.

Terkait penetapan Bacakades menjadi Cakades, sedianya akan digelar besok, Selasa (23/07) di Balaidesa Sonokulon. Dengan demikian, Pilkades Sonokulon akan diikuti 3 kontestan, yakni Wahyudi, Suparwi dan Endang. (jay)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan