Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

KH ABDUL MUFID TUTUP USIA, NAHDLIYIN BLORA BERDUKA




Ngawen- Warga nahdliyin Blora, terutama warga kawasan Kecamatan Ngawen dan sekitarnya berduka. Pengasuh pesantren Al Anwar Ngawen, KH Abdul Mufid menghembuskan nafas terakhir dalam usia 70 tahun.

Mewakili keluarga, Agus Winarno, mengungkapkan, tokoh NU yang hingga akhir hayatnya konsisten menjadi pengajar bagi para santri ini, menutup mata pada Minggu (21/04) sore, sekitar pukul 16.00 WIB.

Pengasuh pondok pesantren Al Anwar Ngawen, KH Abdul Mufid tutup usia

“Beliau meninggal dalam usia 70 tahun, setelah beberapa waktu mengalami sakit. Sebelum meninggal, bu nyai (istri KH Abdul Mufid, red) mendapatkan isyarah melalui mimpi, bahwa KH Abdul Mufid sedang membuat rumah kecil di sebelah rumahnya,” ucap Agus Winarno sesaat menjelang pemakaman, Senin (22/04).

KH Abdul Mufid dimakamkan di kompleks pesantren Al Anwar Ngawen, tidak jauh dari rumah tinggalnya. Ratusan pelayat, dari Ngawen dan sejumlah kawasan lainnya memadati rumah duka sejak pagi tadi.



Tak hanya warga, para santri dan siswa yang bersekolah di Yayasan Pendidikan Sultan Agung Ngawen juga hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada KH Abdul Mufid. Sejumlah ulama Blora seperti KH Ali Muchdlor (Ketua Baznas Blora), dan KH Ishad Shofawi (Ketua FKUB Blora) juga menghadiri pemakaman mantan Rois Syuriah MWC NU Ngawen tersebut.

“Mbah Mufid (KH Abdul Mufid) pernah berpesan, supaya mulang.. mulang.. mulang (terus mengajar agama, terj),” ucap sahabat KH Abdul Mufid, KH Zaidi Ali Ridlo.

Bahkan, saat menyampaikan tausyiah menjelang pemberangkatan jenazah, KH Zaidi Ali Ridlo yang juga pengasuh Pondok Pesantren Talokwohmojo Ngawen ini tak mampu menahan air mata. Demikian pula dengan sejumlah pelayat lainnya.

Ketua PCNU Kabupaten Blora, M Fattah menyampaikan rasa bela sungkawa yang mendalam. Menurutnya, pengabdian KH Abdul Mufid terhadap NU sangatlah besar, sehingga keluarga besar nahdliyin Blora merasa sangat kehilangan atas peristiwa ini.

Kami mengucapkan duka cita yang mendalam dan merasa sangat kehilangan atas meninggalnya KH. Abdul Mufidz. Beliau adalah salah satu tokoh NU Blora, mantan Rois Syuriyah MWC NU Ngawen.  Insyaallah husnul khotimah,” ucapnya. (one)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan