KINI GILIRAN KANTOR DINDAGKOP DAN UKM BLORA YANG DISERBU WARGA

Blora- Setelah sebelumnya ratusan warga Blora menyerbu kantor Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk mengurus izin UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).

 

pengunjung yang membanjiri halaman kantor Dindagkop - UKM Blora

Pengunjung membanjiri halaman kantor Dindagkop – UKM Blora.

 

Kali ini giliran Kantor Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Blora yang diserbu ribuan warga. Nantinya mereka yang memiliki izin usaha dan lolos verifikasi akan mendapatkan insentif dari pemerintah pusat sebesar Rp 2,4 juta bagi pekerja di sektor formal dengan upah di bawah Rp 5 juta per bulan. 

Dalam pantauan Bloranews, banyaknya pengunjung yang membanjiri halaman kantor Dindagkop – UKM Blora, kesempatan tersebut tak disia-siakan sejumlah pedagangminumn dan makanan ringan.

Seketika itu pula halaman, kantor Dindagkop – UKM nampak seperti pasar dadakan. Bahkan disekitar tempat tersebut juga tampak jadi tempat parkir berbayar. 

Salah satu warga asal Ngawen mengaku sudah datang sejak pukul 08.00 pagi. Namun, hingga pukul 12.00, dia belum mendapatkan kupon antrean yang disediakan petugas. Padahal, kupon yang disediakan sekitar seribu lembar. 

”Tadi juga ada yang datang lebih pagi juga sudah habis kupon antreannya,” ucapnya.

Petugas kepolisian yang turut berada di lokasi untuk memastikan jaga jarak memanggil berturut-turut 10 orang sesuai urutan. Setiap sekitar 2 hingga 5 menit, 10 warga dipanggil untuk mendapatkan pelayanan di lantai atas. Warga yang sudah menyerahkan persyaratan lalu keluar lewat pintu lain. 

Sementara itu, Kasubbag Program Keuangan Dindagkop – UKM Blora, Eny Kurniasih mengungkapkan, untuk hari kemarin saja ada lebih dari 1200 warga yang mengurus izin UKM. Warga dipanggil secara berurutan 10 orang agar protokol kesehatan bisa tetap terjaga. 

”Kemarin saja sudah sekitar 1200 orang. Kalau ditotal dengan hari-hari kemarin belum kami rekap. Total yang akan mendapatkan berapa, kami tidak tahu, itu dari pusat,” terangnya.

Sebagai informasi, nantinya warga yang lolos verifikasi pemerintah pusat akan mendapatkan bantuan modal senilai Rp 2.4 juta. Adapun persyaratan yang dikumpulkan antara lain yakni foto kopi KTP dan KK, surat izin usaha, serta bukti rekening pada bulan Juni di bawah Rp 2 juta. (jyk)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan