KOMUNITAS MUDA KARANGANYAR : KEGIATAN AGAMA REDAM PERMUSUHAN ANTAR DESA

KOMUNITAS AKIK TODANAN

AKIK Community melakukan berbagai kegiatan keagamaan untuk meredam permusuhan pemuda antar desa

Todanan- Desa Karanganyar merupakan desa yang berbatasan dengan Kabupaten Pati di sebelah utara. Jauh dari hiruk-pikuk kota membuat para pemuda di desa ini sebagian besar memilih merantau keluar kota setelah menamatkan pendidikan menengah. Selain untuk mencari pekerjaan, merantau ke kota juga menambah pengalaman.
Sayangnya, sepulang dari merantau tidak hanya pengalaman positif yang didapat, perilaku-perilaku buruk pun terbawa dari desa ke kota. Minuman keras, dunia malam dan permusuhan kerap terjadi dan menular kepada para pemuda dan remaja di desa. Menyadari hal ini, Raslan yang biasa di sapa mbah dono tokoh dukuh Kalitengah desa Karanganyar pun berinisiatif untuk menyelamatkan para pemuda dan remaja dari kerusakan moral.
Raslan di masa mudanya merupakan pemuda yang cukup disegani di desa Karanganyar, bahkan sampai sekarang. Pengalaman hidup yang berat di masa lalu membuatnya bertekad membuat sebuah perkumpulan pemuda yang tampil beda. Pemuda yang dapat menjadi teladan dengan melakukan berbagai aktivitas positif.
Lilis Bukhori, Pemuda desa Karanganyar menyambut inisiatif ini dengan mengumpulkan teman-teman mudanya. Setelah berkumpul dan bertukar pikiran dengan Raslan, para pemuda ini kemudian membentu sebuah perkumpulan yang dinamakan AKIK Community.
AKIK Community merupakan akronim dari Arek Kalitengah Kidulan Community. Kemonitas ini memiliki tujuan yang cukup mencengangkan, salah satunya adalah menunjukkan bahwa pemuda desa dapat menjadi teladan (role model) di tempat tinggalnya. Benar saja, hanya dalam hitungan bulan, komunitas yang pada mulanya hanya terdiri dari beberapa remaja ini anggotanya bertambah sampai mencapai puluhan pemuda.
Kiprah AKIK Community dalam bidang keagamaan diakui oleh tokoh agama setempat. Parijan, Ketua Pengurus Ranting NU Desa Karanganyar mengapresiasi langkah komunitas ini. “ Saya ingat benar, beberapa tahun sebelum ada AKIK Community para pemuda ini identik dengan dunia malam, perjudian dan minuman keras, ini dampak negatif dari pergaulan selama merantau yang terbawa pulang. Setelah ada AKIK Community, para pemuda banyak yang menyelenggarakan tahlilan malam jumat, mauludan dan aktif di berbagai agenda desa. Mereka sangat membantu kami mengelola pemuda” Jelas Parijan [.]

Reporter  : Arif Syaifuddin
Foto         : Dok. Akik Community

BACA JUGA :

KEMERDEKAAN MORAL DAN KARAKTER BANGSA

WAJAH BUDAYA KOTA MUSTIKA : APATISME GENERASI MUDA DAN TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Comments are closed.