fbpx

KORBAN HANYUT DITEMUKAN DI DAS KALI LUSI DESA BAKAH KECAMATAN KUNDURAN

  • Bagikan
Tim BPBD Blora mengevakuasi jenazah Kasmiran (52) di DAS (Daerah Aliran Sungai) Kali Lusi Desa Bakah Kecamatan Kunduran, Sabtu (16/12).

Ngawen – Jenazah Kasmiran (52), korban hanyut ditemukan di DAS (Daerah Aliran Sungai)  Kali Lusi Desa Bakah Kecamatan Kunduran. Petugas dari BPBD Blora segera mengevakuasi jenazah menuju rumah duka di Dukuh Plumbon RT 04 RW 02 Desa Plumbon Ngawen, Sabtu (16/12).

 

Tim BPBD Blora mengevakuasi jenazah Kasmiran (52) di DAS (Daerah Aliran Sungai) Kali Lusi Desa Bakah Kecamatan Kunduran, Sabtu (16/12).

 

Berdasarkan informasi dari Tim Reaksi Cepat BPBD Blora Agung Tri, jenazah korban ditemukan siang ini pukul 12.00 WIB, usai dilakukan penyusuran hingga sejauh 20 kilometer dari DAS Kali Lusi Desa Plumbon.

Dalam melakukan penyusuran, Tim BPBD Blora didukung sejumlah relawan dari Basarnas Pos SAR Jepara, petugas Polsek Ngawen, anggota Koramil 12 Ngawen, Satpol PP Kecamatan Ngawen, Tagana Dinsos P3A Blora, Bagana (Banser Tanggap Bencana) Satkorcab Blora, SAR MTA Ngawi dan Blora, MDMC Muhammadiyah Blora.

Sebagai informasi, Kasmiran (50) warga Desa Plumbon RT 03 RW 02 Kecamatan Ngawen dilaporkan hanyut di aliran Kali Lusi, Kamis (14/12). Sebelum dilaporkan hanyut, seorang perangkat desa setempat bernama Miftah (50) menyaksikan korban hendak menyeberang sungai menuju ladang.

Hingga malam hari, korban tak kunjung pulang ke rumahnya. Peristiwa ini segera dilaporkan kepada pihak yang berwajib dan diteruskan kepada BPBD Blora.

Hari Jumat (15/12) BPBD Blora bersama tim relawan gabungan dari berbagai unsur melakukan pencarian mulai pukul 07.30 WIB di DAS Kali Lusi. Dalam penyusuran ini, tim BPBD Blora dan relawan gabungan harus menghadapi kendala berupa arus sungai yang deras serta banyaknya rumpun bambu di kawasan DAS Kali Lusi.

Pencarian sempat dihentikan pukul 17.00 WIB dan dilanjutkan pagi tadi. Korban ditemukan di DAS Kali Lusi Desa Bakah Kecamatan Kunduran yang berjarak 20 Kilometer dari lokasi hanyut.

Reporter : Joko Priyanto

  • Bagikan