fbpx

KUALITAS KEDELAI LOKAL LEBIH BAIK TIMBANG IMPOR

“Kedelai lokal kita kualitasnya lebih bagus daripada kedelai impor, namun sayangnya produktifitas kedelai lokal kita masih kurang sehingga untuk memenuhi kebutuhan kedelai, dilakukan impor,” ucapnya saat kunjungan di Kantor Bupati Blora, Jumat (11/02).
Ilustrasi presentasi kedelai.

Blora – Pengakuan Kementrian Pertanian (Kementan) sudah lama ingin menyampaikan peluang pengembangan kedelai ke Pemerintah Kabupaten Blora. Rombongan dari Kementran berminat mengajak petani untuk mengembangkan komoditas tanaman kedelai di Blora.

Direktur Aneka Kacang dan Umbi, Yuris Tiyanto mengaku mendapat tugas Pemerintah Pusat di tahun 2022 untuk mengembangkan tanaman kedelai seluas 650 ribu hektar guna menekan kebutuhan impor.

“Kedelai lokal kita kualitasnya lebih bagus daripada kedelai impor, namun sayangnya produktifitas kedelai lokal kita masih kurang sehingga untuk memenuhi kebutuhan kedelai dilakukan impor,” ucapnya saat kunjungan di Kantor Bupati Blora, Jumat (11/02).

BACA JUGA :  PETANI PETERNAK DI BLORA DUKUNG CAK IMIN PRESIDEN 2024

Lahan 650 ribu hektare akan dibantu pemerintah 50 ribu hektar, 600 ribu akan diberikan pendampingan dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) perbankan. Jateng mendapat alokasi 110 ribu hektare.

“Blora ini penghasil jagung terbesar di Jateng setelah Grobogan, maka kedelai bisa dikembangkan dengan sistem pethuk (semi tumpangsari, red) dengan jagung. Petani menanam jagung dan bisa panen kedelai. Seperti yang dilakukan petani Grobogan,” terangnya,

BACA JUGA :  KEMBANGKAN EKONOMI NAHDLIYYIN, BMT NU SEJAHTERA DIRESMIKAN

Bupati Blora, Arief Rohman langsung mengiyakan apa yang dikatakan dari rombongan Kementan, potensi tanaman kedelai di wilayah Kabupaten Blora sedang dikembangkan kembali. Ia menganggap hal bagus jika ini dikerjasamakan dengan para petani Blora.

“Negeri kita ini memang sangat butuh kedelai, apalagi kita saja sehari tidak makan tempe rasanya kurang lengkap. Maka dari itu peluang pengembangan kedelai dari Kementan ini akan kita respon bersama,” ucap Bupati.

BACA JUGA :  PRIA KELAHIRAN BLORA SUKSES RAIH PENGHARGAAN DALAM AJANG INDONESIAN ACHIEVEMENT & BEST PERFORMING AWARD 2021

Kesempatan itu, Yuris bersama Direktorat Jendral Tanaman Pangan disambut oleh Bupati Arief didampingi Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, serta perwakilan pengurus Badan Usaha Milik Petani (BUMP) Blora. (Jam).