KURANG GREGET, FESITIVAL CERITA DARI BLORA SEPI PENGUNJUNG

“Meski telah dibatalkan, warganet dan masyarakat Blora sudah terlanjur tau tentang kerja sama antara panitia dan beberapa perusahaan tersebut. Ya mungkin itu salah satunya, tapi mungkin akan ramai di hari berikutnya,” ujar Saiful.

 

Belasan pelajar dari beberapa SMA di Blora mengikuti Talk Show bertajuk Pram dan Sastra, di kompleks Perpustakaan Pataba, Kelurahan Jetis, Blora Kota.

 

Ternyata, penilaian yang sama juga ditunjukkan oleh Soesilo Toer. Dalam salah satu rangkaian festival Cerita Dari Blora, yakni, soft launching Rumah Sastra Blora, Soes, berharap panitia tidak mengaitkan dirinya dengan uang.

Dalam soft launching tersebut, pemerintah juga merencanakan akan melakukan revitalisasi di Rumah Masa Kecil Pramoedya. Diharapkan, langkah ini dapat mewujudkan Blora sebagai kota sastra.

“Silakan direvitalisasi (Rumah Masa Kecil Pramoedya), tapi jangan kaitkan saya dengan uang. Karena uang adalah bencana,” ujar Soes memperingatkan.

Reporter : Top

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Comments are closed.