LAKUKAN KEKERASAN, PRIA INI DILAPORKAN ISTRINYA KE POLISI

Blora- Kerap menjadi sasaran amarah, Yunia (31) warga Kelurahan Tegalgunung Kecamatan Blora Kota Kabupaten Blora melaporkan suaminya HP alias Encis (34) ke polisi. Pasalnya, saat suaminya marah, tak jarang disertai dengan kekerasan.

 

Pelaku tindak KDRT, HP alias Encis diamankan di Mapolres Blora

Pelaku tindak KDRT, HP alias Encis diamankan di Mapolres Blora

 

Menerima laporan tersebut, aparat segera memburu pelaku. Meski sempat berusaha kabur, pelaku berhasil diamankan di sebuah rumah sakit swasta di Kudus, pada Rabu (29/01) lalu dan segera dibawa ke Mapolres Blora.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 44 ayat 2 UU RI No. 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, atau denda maksimal Rp 30 juta.

Kasatreskrim Polres Blora, AKP Heri Dwi Utomo mengungkpakkan, peristiwa ini bermula pada Oktober tahun lalu. Saat itu, pelaku pulang ke rumah dan mendapati pintu kamar tidurnya terkunci dari dalam. Sementara istrinya tidur di kamar tersebut.

Kamar tidur yang terkunci dari dalam membuat pelaku naik darah. Pintu kamar pun didobrak dan barang di dalamnya diacak-acak. Pelaku juga membanting kipas angin yang kemudian mengenai kaki korban.

“Karena sikapnya yang sering emosi, terutama jika ada permasalahan, pelaku sering melakukan kekerasan terhadap korban. Menurut laporan korban, pelaku sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga,” terang AKP Heri.

Setelah peristiwa itu, pelaku melarikan diri dan akhirnya berhasil ditangkat tim Reserse Mobile Satreskrim Polres Blora di wilayah Kabupaten Kudus. Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti KDRT berupa patahan pintu dan kipas angin. (jyk)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan