fbpx

LANTIK KOMITE EKONOMI KREATIF, BUPATI MINTA LANGSUNG TANCAP GAS

Pelantikan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Blora.
Pelantikan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Blora.

Blora, BLORANEWS – Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kabupaten Blora hari ini, Senin (24/10) dilantik oleh Bupati Blora, Arief Rohman di Pendopo Bupati Blora. Pihaknya mendukung pembentukan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Blora dalam rangka pertumbuhan ekonomi Blora.

“Selamat kepada anggota yang baru dikukuhkan. Saya yakin anggota Komite Ekonomi Kreatif ini putra daerah yang mempunyai bakat dan potensi. Saya minta untuk langsung tancap gas, action, dalam rangka mendukung pertumbuhan perekonomian yang ada di Kabupaten Blora,” ucapnya.

Bupati Arief menambahkan, kondisi ekonomi tahun depan mengalami tantangan yang sangat luar biasa, keadaan tidak baik-bain saja. Resesi global. KEK Blora diharapkan dapat berkontribusi dalam rangka menyokong perekonomian masyarakat.

BACA JUGA :  RAGAM PRODUK EKRAF DIPAMERKAN PADA GANJAR

“(KEK, red) ini tidak hanya menambah produktifitas tapi juga menambah kreativitas. Menghadapi kondisi resesi global, komite ekonomi kreatif harus mampu menumbuhkan potensi. Ke depan harus jelas, komite ekonomi kreatif adalah dasar utama, terarah, strategis dan berkesinambungan dengan berbagai pihak,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut hadir Ketua KEK Jateng, Ahmad Khairudin menjelaskan bahwa DNA bangsa Indonesia adalah seni dan budaya. Ia berharap, komite ekonomi kreatif Kabupaten Blora dapat meningkatkan potensi pekerja kreatif Blora.

“PR kita masih banyak. Komite ekonomi kreatif enaknya itu bersumber pada sesuatu yang terbarui yaitu manusia. Kreativitas menjadi sangat penting dari masing-masing potensi yang ada. Tidak semua bersumber pada potensi alam,” ucapnya.

BACA JUGA :  FILM SUARA DARI BLORA PEROLEH APRESIASI DARI KEMENPAREKRAF

Sementara itu, Ketua KEK Kabupaten Blora, Khoiruddin menilai komite ekonomi kreatif yang ada di Blora terbilang masih muda. Pihaknya mengaku akan terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait.

“Komite ekonomi kreatif mungkin masih terasa asing di telinga sebagian masyarakat, karena komite ini memang merupakan lembaga yang relatif masih baru. Oleh karena itu kami memerlukan kolaborasi dan dukungan semua pihak, khususnya kepada stakeholder terkait, dalam upaya untuk mencapai tujuan bersama,” bebernya.

BACA JUGA :  50 UMKM NTB SAMBUT PENGUNJUNG MOTOGP 2022 DENGAN BERRAGAM MAKANAN DAN MINUMAN KHAS LOMBOK

Saat ditanya langkah strategis dalam menghadapi resesi dunia, ketua KEK yang akrab disapa Cak Rudd ini mengatakan, langkah awal melakukan mapping komunitas dan pelaku ekonomi kreatif (ekraf), agar dapat menyusun roadmap potensi apa saja yang bisa dikembangkan. Termasuk peningkatan kapasitas pelaku ekraf.

“Harapannya, itu semua akan menjadi referensi dan arah kebijakan bagi pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Blora. Kalau itu bisa berjalan, dengan sendirinya akan menambah bekal dalam menghadapi imbas resesi global yang dirasakan masyarakat Blora,” tandasnya. (jam)