LEBIH DEKAT DENGAN SRI PANNAVARO : SESEPUH UMAT BUDDHA DARI BLORA

Blora – Namanya tenar di luar daerah, namun bagi generasi muda Blora nama Banthe Sri Pannavaro Mahathera hampir tidak dikenal. Oleh komunitas Buddha internasional, putra kelahiran Blora ini mendapatkan tujuh gelar kehormatan dari Sangha Srilanka. Selain itu, sesepuh umat Buddha ini juga mendapatkan sebuah gelar kehormatan dari Sangha Thailand. Kini, Banthe Pannavaro bertugas sebagai kepala Vihara Mendut Magelang dan kepala Vihara Dhamma Sundara Surakarta.

 

Banthe Sri Pannavaro Mahathera

Banthe Sri Pannavaro Mahathera, sesepuh umat Buddha dari Blora. (foto : Buddha.id)

 

Banthe Pannavaro lahir di Blora pada 22 Juli 1954. Sebelumnya, Banthe Pannavaro bernama Husodo dan Ong Tik Tjong sebagai nama tiongkoknya. Kedua orang tuanya merupakan anggota kelenteng Tridharma Blora, Hok Tik Bio. Sejak kanak-kanak sampai remaja, Husodo sangat akrab dengan aktivitas sembahyang di kelenteng.

Tahun 1967 timbul keinginan Husodo untuk mendalami ajaran Buddha. Keinginan ini termotivasi dari nasehat seorang sosok umat Buddha, Banthe Narada Mahathera. Seperti dikutip oleh situs Samaggi Phala, kepada Husodo, Banthe Narada berharap Husodo dapat menjadi bikkhu yang baik bagi bangsanya.

Harapan Banthe Narada ini menjadi kenyataan setelah Husodo menyelesaikan studinya di Fakultas Psikologi UGM Jogjakarta. Husodo ditahbiskan menjadi bikkhu pada 21 Februari 1977 di Wat Bovoranives Vihara, Bangkok Thailand. Dua tahun sebelumnya, Husodo ditahbiskan sebagai Samanera di Vihara Dharmasurya Kaloran Temanggung.

Sekarang Banthe Pannavaro bertugas sebagai kepala Sangha Theravada Indonesia dan juga merupakan salah satu pendiri Konferensi Agung Sangha Indonesia (All Indonesia Conference of Sangha) [.]

Sumber : Samaggi Phala

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Comments are closed.