fbpx

LESTARIKAN BUDAYA, MAHASISWA KKN STAIM GELAR PELATIHAN MEMBATIK

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Blora menggelar pelatihan membatik di Dukuh Wadas, Desa Mojowetan, Kecamatan Banjarejo, Blora. Tepatnya di lokasi Cagar Budaya Kawasan Sumur 7 yang berada di dukuh setempat.
Mahasiswa KKN STAIM Blora menggelar pelatihan membatik di Cagar Budaya Kawasan Sumur 7 Dukuh Wadas, Desa Mojowetan, Kecamatan Banjarejo, Blora.

Blora, BLORANEWS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Blora menggelar pelatihan membatik di Dukuh Wadas, Desa Mojowetan, Kecamatan Banjarejo, Blora. Tepatnya di lokasi Cagar Budaya Kawasan Sumur 7 yang berada di dukuh setempat.

Jumiatun Nurdiana, salah seorang Mahasiswa KKN STAIM Blora mengatakan, kegiatan ini digelar dalam rangka melestarikan budaya lokal. Agar nuansa lokalitasnya lebih kentara, para warga yang mengikuti pelatihan pun diajak membuat motif khas Dukuh Wadas berupa sumur.

“Sumur 7 tidak hanya dikenal sebagai tempat yang mistis saja, tetapi juga sebagai cagar budaya yang memiliki daya Tarik tersendiri yang penuh dengan sejarah masa kerajaan pengging pada saat itu,” ujarnya.

Pelatihan Membatik ini diikuti oleh ibu-ibu perwakilan RT dan PKK Desa Mojowetan. Terlihat, mereka sangat antusias dalam mengikuti setiap langkah pembuatan batik tersebut. Mulai dari pembuatan sketsa, pencantingan, pewarnaan, penguncian dengan water glass, hingga tahap pelorotan sampai jadi batik siap pakai.

“Kalau kita sudah ahli, nanti kita buat seragam batik untuk ibu ibu PKK ya,” ujar salah satu peserta pelatihan.

Sementara itu, Kepala Desa Mojowetan Puji Utomo mengaku senang melihat antusiasme warga yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia pun mengucapkan terimakasih kepada para Mahasiswa KKN STAIM Blora yang telah menggelar pelatih membatik di Dukuh Wadas, Desa Mojowetan.

“Kami ucapkan terima kasih untuk mahasiswa KKN dari STAIM Blora yang ada di Dukuh Wadas yang telah menyelenggarakan pelatihan membatik ini. Insyaalah akan kami bimbing dan berdayakan lagi baik dari penguasaan teknik dalam membatik dan juga dalam proses pemasarannya,” ucap Puji Utomo. (*)