fbpx

LSN REGION 1B JATENG : LAGA HARI PERTAMA, TIGA KESEBELASAN BLORA TUMBANG DI KANDANG

  • Bagikan
LIGA SANTRI NUSANTARA
Blora - Partai Kebangkitan Bangsa melalui Ketua DPC Blora H. Abdul hakim berharap pemerintah mengalokasikan anggaran pada pesantren yang ada di kabupaten Blora seiring diberlakukannya kebijakan New normal sebab proses belajar mengajar di pesantren bersifat komunal dan bersama-sama. “Pemerintah perlu menyediakan sarana dan prasarana untuk pendukung aktivitas belajar mengajar dalam suasana new normal. Bagaimana agar para santri maupun pengajar tetap menerapkan protokol kesehatan selama proses belajar mengajar,” papar Abdul hakim. Lebih lanjut, dukungan sarana prasarana tersebut antara lain rapid tes, vitamin dan fasilitas untuk menunjang pelaksanaan New normal di pondok pesantren serta bantuan yang dapat membantu keberlangsungan Lembaga Pesantren. Hakim menjelaskan lembaga Pesantren terpaksa memulangkan santrinya guna memutus rantai penyebaran virus civid-19, dalam suasana Pandemi tidak semua Wali Santri memiliki kemampuan dalam membayar iuran bulanan bahkan sebagian ada yang terkena dampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), Di sisi lain Pondok Pesantren juga harus tetap memberi penghidupan bagi para Pengajar dan civitas akademik. “Pondok pesantren memerlukan bantuan secara ekonomi, anggaran untuk operasional Pesantren dan para pengajar yang tetap melakukan aktivitas mengajar jarak jauh,” lanjutnya. Hal yang juga perlu dilakukan, lanjutnya, sosialisasi atau panduan teknis dari Pemerintah mengenai bagaimana menerapkan ‘New normal’ dalam proses belajar mengajar di Pondok Pesantren. Apa saja yang boleh, dan tidak boleh dilakukan sehingga proses belajar mengajar sesuai dengan protokol kesehatan dan memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Untuk mendorong terealisasinya anggaran tersebut, Hakim mengklaim telah melakukan komunikasi dengan Pemerintah dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 agar hal ini masuk dalam Revisi Peraturan Presiden Nomor 54/2020 terkait Pemulihan Ekonomi Nasional. (Spt).

Blora – Hari pertama LSN (Liga Santri Nusantara) Region 1B Jawa Tengah 2017, tiga kesebelasan santri Blora tumbang dikandang sendiri. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Kridosono Blora ini, NH United Sarimulyo Ngawen, Al Hikmah FC Ngadipurwo Blora dan Al Alif Setro Tunjungan harus angkat koper dini. Sedangkan Khozin FC lolos menuju tahapan selanjutnya dan akan bertanding melawan tim sekota, An Nur FC.

 

LIGA SANTRI NUSANTARA
Ratusan santri Pesantren Khozinatul Ulum Blora hadi di Kridosono dengan menaiki truk bak terbuka, Jumat (15/09).

 

Al Hikmah FC Ngadipurwo Blora dihajar telak kesebelasan Amtsilati Jepara dengan skor 3 – 0, Mathole’ FC Pati mempermalukan NH United dengan skor 2 – 1, RMB Jepara menutup peluang Al Alif Setro Tunjungan dengan drama adu penalti dengan skor akhir 4 – 2. Khozin FC mengalahkan kesebelasan Dafa FC Pati dengan Skor 2 – 1.

Meski satu demi satu kesebelasan tuan rumah gugur di kandang sendiri, animo supporter tuan rumah tak surut. Para santri dari sejumlah pesantren di Blora tampak antusias menyaksikan tim kebanggaannya berlaga. Berbagai macam moda kendaraan digunakan untuk mengangkut supporter bersarung ini.

Sepanjang pertandingan, tak henti-hentinya lagu Ya Lal Wathon (Mars NU) dan Yel NKRI Harga Mati menggema di Stadion Kridosono.

“Semoga tahun depan, kita bisa menarik kick off tingkat nasional LSN ke Blora. Selamat bertanding dan tetap jaga sportivitas !” harap Alfu Niam, Direktur Eksekutif LSN pada pembukaan siang tadi, Jumat (15/09).

Reporter : Exclusive LSN

  • Bagikan