MADRASAH DAN PESANTREN TERIMA HIBAH BONGKARAN BANGUNAN PASAR

Blora- Material bongkaran bangunan pasar, berupa kayu layak pakai diserahkan kepada sejumlah lembaga pendidikan dan pemerintah desa di Kabupaten Blora. Material ini merupakan bekas bangunan di Pasar Induk Cepu, Pasar Todanan, dan bongkaran Puskesmas Pembantu Megeri.

Hibah ini diserahkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi di ruang kerjanya kepada 8 penerima, Selasa (15/01). Berikut ini, lembaga yang menerima hibah bongkaran bangunan tersebut.

 

Sekda Blora, Komang Gede Irawadi menyerahkan hibah bongkaran bangunan pasar kepada sejumlah madrasah dan pesantren

Sekda Blora, Komang Gede Irawadi menyerahkan hibah bongkaran bangunan pasar kepada sejumlah madrasah dan pesantren

 

(1) Madin Al Fattah Desa Nglanjuk Kecamatan Cepu menerima kayu bongkaran Pasar Induk Cepu

(2) Madin Nurul Huda Desa Gadon Kecamatan Cepu menerima kayu bongkaran Pasar Induk Cepu

(3) Madin Al Fatah Desa Cabean Kecamatan Cepu menerima kayu bongkaran Pasar Induk Cepu

(4) Madin Darul Muttaqin Desa Cabean Kecamatan Cepu menerima kayu bongkaran Pasar Induk Cepu

(5) Madin Al Hidayah Wonorejo Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu menerima kayu bongkaran Pasar Induk Cepu

(6) Pondok Pesantren Kampoeng Pitulikur Desa Sumber Kecamatan Kradenan menerima kayu bongkaran Pasar Todanan

(7) Desa Todanan, Kecamatan Todanan menerima kayu bongkaran Pasar Todanan

(8) Desa Megeri, Kecamatan Kradenan menerima kayu bongkaran bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Megeri.

Sekda Komang menjelaskan, penyerahan dilakukan secara administrasi berupa penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Penyerahan dengan penandatanganan NPHD merupakan bukti pengalihan aset Pemkab dan pencatatan aset.

“Penandatanganan NPHD harus dilakukan, karena aset Pemkab setiap tahun selalu diperiksa oleh BPK. Terimakasih kepada seluruh perwakilan lembaga yang telah bersedia datang melakukan tanda tangan bukti penyerahan hibah ini,” ucapnya.

Sebelumnya, Pemkab Blora juga telah menyerahkan hibah barang berupa kendaraan bekas kepada sejumlah sekolah SMK agar bisa dimanfaatkan untuk media pembelajaran mesin otomotif, daripada mangkrak karena sudah tidak layak jalan. (spt)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan