MAHASISWA INI AJAK MASYARAKAT BIKIN APOTIK HIDUP

Blora  – Unit Pengelola Kuliah Kerja Nyata (UPKKN) LPPM UPGRIS (Universitas PGRI Semarang) melaksanakan Program KKN Tematik Covid-19 Dan Literasi dan Numerasi yaitu KKN Era Covid-19, mahasiswa diminta untuk bersama menjadi relawan Covid-19 secara mandiri di lingkungan masing-masing.

Salah satu Mahasiswi Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas PGRI Semarang Istina Kurniati (21) yang sedang melaksanakan kegiatan tersebut menjelaskan bahwa dirinya  mengusung tema “Gerakan Produktif Dan Hidup Sehat Di Tengah Pandemi Covid-19” di RT. 04 RW. 01 Desa Todanan Kecamatan Todanan Kabupaten Blora, Jawa Tengah sejak tanggal 17 Agustus 2020 s/d 17 September 2020.

 

Istina Kurniati (21) Peserta KKN Upgris sedang mempraktekan pembuatan Apotik Hidup


Menurutnya, banyak masyarakat yang belum mengetahui manfaat tanaman apotek hidup padahal tanaman apotik hidup banyak sekali manfaatnya.

Tanaman apotik hidup adalah sebutan yang dialamatkan untuk berbagai jenis tanaman yang mempunyai kasiat medis, ada banyak sekali disekitar, misalnya Daun sirih, Jahe, Temulawak, Kumis Kucing, Lidah buaya dan Jintan hitan.

“Masyarakat biasa menyebutnya sebagai tanaman herbal, ini bisa memanfaatkan pekarangan rumah sekaligus untuk menghijaukan” jelasnya.

Dirinya berharap dengan program ini, masyarakat benar-benar mau mulai menanam tanaman apotik hidup dilingkungannya.

“Dengan memberi bibit ini, kami berharap dapat memberi informasi pada masyarakat sekitar sekaligus dapat merangsang kesadaran masyarakat untuk menanam nya, saya juga menjelaskan kalau menanam itu menyenangkan  dan mengasikan,” jelasnya.

Sejauh ini respon dari masyarakat sangat positif dan senang karena mendapatkan informasi sekaligus dapat langsung menerapkan. (jyk)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan