MANTAN Pj BUPATI BLORA MAJU DI PILKADA 2020

Semarang- Mantan Penjabat (Pj) Bupati Blora 2015, Ihwan Sudrajat bersiap mengikuti Pilkada Blora 2020. Hal ini terpantau dari adanya utusan Ikhwan yang mengambil formulir pendaftaran di kantor DPD PDI Jawa Tengah, Jumat (06/12) malam.

 

Ihwan Sudrajat saat bertugas sebagai Pj Bupati Blora 2015

Ihwan Sudrajat saat bertugas sebagai Pj Bupati Blora 2015

 

“Insyaallah dengan dorongan teman-teman di Blora. Banyak yang harus ditangani. Semoga nantinya dapat mewujudkan mimpi rakyat Blora, dan meringankan beban kehidupan mereka. Ini cita-cita besarnya,” kata Ihwan kepada Bloranews.com, Sabtu (07/12).

Saat ini, Ihwan masih tercatat sebagai aparatur sipil negara (ASN) dan bertugas sebagai Kepala Biro Organisasi Pemprov Jateng. Selain itu, pria ini juga sempat menduduki jabatan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Kepala Dinas Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jateng.

Sebagai informasi, Ihwan Sudrajat ditunjuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Blora pada Agustus 2015 lantaran Bupati Djoko Nugroho maju dalam Pilkada saat itu.

Penunjukan Ihwan Sudrajat bukanlah tanpa alasan. Gubernur berpendapat, Ihwan Sudrajat pernah menjadi pimpinan delegasi Pemprov Jateng di Blora untuk mengurusi penyertaan modal (PI) Blok Cepu dengan Pemkab Bojonegoro dan Pemprov Jatim. Pria ini paham masalah migas di Blora.

Sebulan kemudian, Ihwan dilantik menjadi Penjabat (Pj) Bupati Blora untuk masa jabatan selama 6 bulan. Pada Februari 2016, Ikhwan meninggalkan jabatannya setelah Gubernur Jateng resmi melantik pasangan Djoko Nugroho-Arief Rohman yang memenangkan Pilkada saat itu.

Meski hanya berlangsung singkat, kepemimpinan Ihwan Sudrajat di Blora tidak bisa dipandang sebelah mata. Di awal kepemimpinannya 2015 lalu, Ihwan segera membuka komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat Blora melalui kegiatan Coffee Morning.

Tak hanya itu, Ihwan pun bersikap tegas kepada para ASN di Blora selama masa kampanye dalam Pilkada Blora 2015 lalu. Dirinya menegaskan sikap netral ASN dalam Pilkada tersebut. Di sisi lain, sejumlah keluhan masyarakat pun tak luput dari perhatiannya.

Salah satunya, menuntaskan kasus pencemaran yang terjadi di Waduk Bentolo kawasan Desa Tinapan Kecamatan Todanan. Pencemaran tersebut membuat perusahaan gula PT GMM turun tangan dan menyelesaikan tanggung jawabnya. (jyk)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Comments are closed.