MELIHAT LEBIH DEKAT BUDIDAYA NILAM WANGI DI DESA JANJANG

Janjang- Minyak nilam merupakan minyak yang memiliki aroma wangi yang khas. Secara perlahan, aroma minyak nilam memberikan efek ketenangan bagi penggunanya. Minyak nilam diperoleh melalui proses penyulingan bunga dan daun semak nilam. Setelah melalui proses tersebut jadilah minyak nilam yang memberikan efek aromatherapy.

Budi daya Nilam

foto : Tanaman Nilam Wangi di desa Janjang kecamatan Jiken mulai dibudidayakan pada tahun 2016

Di desa Janjang kecamatan Jiken terdapat sejumlah petani nilam. Tiga diantaranya adalah Martam, Kandar dan Sumari. Para petani nilam tersebut menanam semak nilam varietas Tapak Tuan. Semak nilam sendiri memiliki tiga varietas utama yaitu, Tapak Tuan, Sindikalang dan Ndilem.

Budidaya semak nilam ini diawali dengan sulitnya mencari bahan mentah pengolahan minyak aromatherapy tersebut di Jawa. Sebuah pabrik pengolahan minyak nilam di kabupaten Grobogan, CV. Songgolangit mengajak para petani tersebut membudidayakan semak nilam di lahan-lahan pertanian mereka.

“Semak nilam ini dapat ditumpang sari dengan tanaman-tanaman lain. Ini saya tanam bersama dengan jagung. Awalnya kami mendapatkan tawaran dari CV. Songgolangit Grobogan. Ini sudah berumur tiga bulan, kalau sudah sembilan bulan nanti akan dipanen. Pabrik membeli panenannya dalam kondisi basah.” Jelas Sumari, salah satu petani semak nilam.

 Semak nilam dibudidayakan secara vegetatif dengan metode stek. Stek dilakukan pada batang yang cukup tua, dua tahun setelah ditanam semak nilam harus diremajakan kembali. Pada tiga bulan pertama, masalah yang mungkin timbul adalah seranga hama jamur.

Para petani nilam di desa Janjang menanam bahan baku minyak aromatherapy itu di bantaran sungai. Hal ini karena semak nilam membutuhkan media tanah yang lembab. Sebagai suplemen utama, para petani nilam desa Janjang menggunakan pupuk kandang dan pupuk organik lainnya. Menurut perhitungan Sumari, untuk satu hektar lahan tanaman nilam akan diperoleh hasil panen sebanyak enam puluh ton daun dan bunga nilam. Enam puluh ton bahan mentah ini akan menjalani proses pengeringan sehingga menghasilkan lima belas ton bahan minyak mentah kering.

Reporter          : Alifiyanto Adhi

Foto                 : Alifiyanto Adhi

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Comments are closed.