MEMBANGGAKAN, MAHASISWI BLORA INI JADI FINALIS DUTA GENRE YOGYAKARTA

Yogyakarta – Kepeduliannya di dunia reproduksi remaja membuat Tufy Supriyanti aktif di Pusat Informasi dan Konseling – Mahasiswa (PIK-M) Lingkar Seroja UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Prestasinya makin cemerlang setelah dinobatkan sebagai juara III Duta Genre BKKBN DIY 2018.

Prestasi semakin naik, tak membuat mahasiswi yang beralamat di Desa Karang RT 05 RW 02 Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora ini mendongakkan kepala. Kepeduliannya terhadap permasalahan reporoduksi remaja, semakin lama semakin matang.

“Tugas kita adalah mengajak remaja kita, mewaspadai tiga hal yang menjadi pemicu masalah reproduksi remaja. Jadi, remaja kita harus say no to early marriagesay no to sex before marriage, and say no to drug,” ucap mahasiswi penyuka fotografi ini, Jumat (26/10).

 

Tufy Supriyanti, juara III Duta Genre BKKBN DIY 2018

Tufy Supriyanti, juara III Duta Genre BKKBN DIY 2018

 

Tak hanya itu, alumni SMK Negeri 2 Blora ini juga menyikapi maraknya pernikahan dini yang ada di kota asalnya, Blora. Tufy mengatakan, meski berefek positif seperti menghindarkan terjadinya aktivitas seksual di luar nikah, dampak negatif pernikahan dini juga tak dapat dinafikan.

“Pernikahan dini, biasanya dilatarbelakangi berbagai alasan seperti ekonomi,  MBA (marriage by accident) dan lain sebagainya. Sisi negatifnya, tidak adanya kesiapan dalam membangun rumah tangga baik kesiapan ekonomi, psikis, psikologis, sosial emosional,” papar gadis kelahiran 12 April 1998 ini.

Menurut Tufy, hal ini akan memicu timbulnya berbagai permasalahan rumah tangga seperti perceraian, KDRT, dan berbagai masalah lain.

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Comments are closed.