MENGENAL LEBIH DEKAT SOSOK DOKTOR YANG MENJADI “REKTOR”




Senin 28 Desember 2018. Tim Geliat kampus STAI Khozintaul Ulum berkunjung di kediaman Soesilo Toer Jalan Sumbawa No. 40 Jetis, Blora. Kami disambut foto Pramoedya Ananta Toer dan tulisan “Bacalah bukan Bakarlah” yang menjadi salah satu identitas perpustakaan PATABA, yang merupakan akronim dari Pramoedya Ananta Toer Anak Semua Bangsa. Sebelum berbincang-bincang, Kami dipersilahkan duduk dan disuguhi minum oleh Pak Soes. “Dari Khozin ya? Tanya Pak Soes. “Iya Pak betul sekali,” Jawab kami sambil bersalaman dengannya.

Doktor Soesilo Toer, Ph.D, M, Sc adalah adik kandung dari sastrawan terkenal Pramoedya Ananta Toer, lahir di Blora 17 Februari 1937. Pak Soes tak kalah eksis dengan kakaknya Pramoedya Ananta Toer dalam bidang tulis menulis. Kurang lebih 20 buku yang sudah diterbitkannya dan masih banyak buku yang masih dalam proses penulisan.

 

Muwafi Hasan

Muwafi Hasan

 

Pak Soes adalah penyandang gelar Master jebolan University Patrice Lumumba dan Doktor bidang Politik dan Ekonomi dari Institute Perekonomian Rakyat Plekhanov Rusia (dulu Uni Soviet). Meski seorang doktor, Pak Soes sehari-hari bekerja sebagai pemulung untuk menyambung hidup. Ia juga pernah menjadi dosen di UNTAG Jakarta. “Loh pekerjaan saya ini Rektor lho,” Kami melongo, lalu beliau melanjutkan “Iya Rektor, ngoRek-ngoRek yang koTor,” ujarnya dengan diselingi gelak tawa.

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.