MENGENAL SUNAN POJOK, PANGLIMA PERANG MATARAM DAN BAPAK PARA ADIPATI BLORA

Blora Menjadi Kadipaten, Berpisah Dengan Tuban

Perkembangan Blora yang semakin pesat, menarik perhatian Sultan Mataram, Sunan Tegalarum. Sehingga, Blora dijadikan Kadipaten tersendiri, terpisah dari Kadipaten Tuban.

Kadipaten Blora yang baru lahir ini, dipimpin oleh Adipati Raden Mas Joyodipo, putra Pangeran Sedah. Raden Mas Joyodipo bergelar Raden Tumenggung Joyowiryo atau Raden Tumenggung Jatiwiryo atau Raden Tumenggung Joyodipo.

Raden Tumenggung Joyodipo memindahkan makam Pangeran Sedah yang sebelumnya berada di Dusun Karangnongko ke Makam Gedong (Makam Sunan Pojok saat ini).

Adipati Blora kedua, adalah Raden Tumenggung Joyokusumo. Dia merupakan anak menantu dari Raden Tumenggung Joyodipo.

Raden Tumenggung Joyodipo setelah wafat dimakamkan di Makam Gedong, letaknya di sebelah timur Makam Pangeran Sedah.

Raden Tumenggung Joyokusumo juga dimakamkan di kompleks yang sama, Makam Gedong. Makam Adipati Blora kedua ini, berada di sebelah barat makam Pangeran Sedah.

Reporter :  Saiful Huda

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Comments are closed.