MENUNGGU HADIRNYA CALON PERSEORANGAN

Catatan Keberadaan Calon Perseorangan

Maju dalam pemilihan kepala daerah dari jalur perseorangan memang tidak mudah, hal ini terbukti dari tidak banyaknya pasangan calon perseorangan yang terpilih menjadi kepala daerah. Dalam catatan Perludem pada Pilkada 2015 hanya ada 13 pasangan calon perseorangan yang terpilih. Pilkada 2017 bahkan hanya 3 paslon perseorangan yang terpilih. Catatan berikutnya dari pelaksanaan Pilkada jumlah paslon perseorangan juga semakin menurun. Di Pilkada 2018 hanya ada delapan pasangan calon perseorangan yang mendaftar.

Catatan diatas tentu bertolak belakang dengan semangat Undang-undang. Dimana dengan hadirnya pasangan calon dari jalur perseorangan sebenarnya sebagai upaya untuk memunculkan banyak calon dalam kontestasi pemilihan kepala daerah. Karena dengan semakin banyaknya calon akan semakin menyehatkan demokrasi. Dengan semakin banyaknya calon tentu juga akan menguntungkan pemilih dalam mencari referensi calon kepala daerah.

Pun demikian dengan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Blora. Sejarah mencatat, dalam pelaksanaan Pilkada langsung di Blora sejak tahun 2005, belum pernah ada satu pasangan calon perseoranganpun yang lolos verifikasi dan ditetapkan menjadi pasangan calon.  Pertanyaan selanjutnya, apakah dalam Pilkada 2020 akan tercatat sejarah baru dengan ditetapkannya calon perseorangan? Patut kita tunggu tentunya.

Tentang penulis: Mohamad Khamdun merupakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora

*Opini di atas merupakan tanggung jawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggung jawab Bloranews.com

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan