fbpx

NAHKODA BARU HKTI BLORA SIAP PERJUANGKAN KEPENTINGAN PETANI

Pelantikan DPC HKTI Blora.

Blora, BLORANEWS – H.M Kusnanto ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Blora oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI Provinsi Jawa Tengah berdasarkan surat keputusan nomor 026/SK/01/DPDHKTI/JATENG/2024.

Surat Keputusan itu ditetapkan di Semarang tertanggal 29 Januari 2024 oleh Ketua DPD HKTI Jateng Bambang Raya Saputra bersama Sekretarisnya Ferry Firmawan.

“Iya benar, baru-baru ini saya dan dua rekan lainnya dilantik menjadi pengurus HKTI Kabupaten Blora. Saya mendapat amanah sebagai Ketua DPC HKTI Kabupaten Blora. Sedangkan Sekretaris saudara Budi Santoso dan Bendahara saudara Sarjono,” jelas H.M Kusnanto, Kamis (22/2/2024).

Mantan Ketua DPRD Blora itu mengungkapkan akan mengemban amanah yang dipercayakan dengan maksimal. Termasuk bisa menjadi jembatan antara pemerintah dengan petani yang sering terputus.

“Tentu saja kami akan selalu memohon petunjuk dan arahan dari DPD HKTI Provinsi Jateng dan DPN HKTI, agar kami bisa melaksanakan amanah organisasi dengan baik, menjadi solusi bagi petani dan pertanian di Blora. Berkolaborasi dan membangun komunikasi yang baik dengan berbagai pihak untuk kemajuan petani,” ucapnya.

Disampaikan, dirinya akan segera melengkapi kepengurusan DPC HKTI Kabupaten Blora. Setelahnya, ia akan membentuk dan melantik kepengurusan HKTI di tingkat kecamatan se-Kabupaten Blora.

“Intinya setelah penetapan hasil Pemilu 2024 oleh KPU, maka kami juga bergerak untuk melengkapi pengurus DPC Kabupaten Blora, membentuk dan melantik kepengurusan HKTI di tingkat kecamatan se Kabupaten Blora,” tambahnya.

Sebagai informasi, 35 pengurus DPC HKTI se-Jawa Tengah telah dilantik Ketua DPD HKTI Jateng Bambang Raya Saputra pada Sabtu (3/2) lalu di Griya Persada, Bandungan, Kabupaten Semarang.

Bambang berharap DPC HKTI di masing-masing daerah bisa terus mengupayakan peningkatan kesejahteraan para petani. Mengingat, para pengurus HKTI terdiri dari sejumlah kalangan. Tidak hanya petani saja. Sehingga, siapa pun bisa berjuang mensejahterakan petani. (Dj)