fbpx

NAMA UNIK DURIAN BLORA, DARI DURIAN PANCUR SAMPAI DURIAN KOMET

  • Bagikan
Durian Pancur dari Todanan meramaikan Festival Durian Varietas Lokal di kawasan Blok S Seso Jepon, Selasa (20/02).

Jepon – Sedikitnya 20 peserta dari berbagai kawasan di Kabupaten Blora mengikuti Festival Durian Varietas Lokal di Blok S Seso Kecamatan Jepon, Selasa (20/02).

 

Durian Pancur dari Todanan meramaikan Festival Durian Varietas Lokal di kawasan Blok S Seso Jepon, Selasa (20/02).

 

Masing-masing peserta menampilkan Durian khas dari daerah masing-masing. Ratusan warga dari Kecamatan Jepon pun berebut mencicipi kelezatan Sang Raja Buah ini. Durian dari berbagai kawasan di Blora ini memiliki nama-nama yang unik.

Sebut saja, Durian Pancur milik Yudi warga Desa Kacangan Kecamatan Todanan, atau Durian Mrico milik Suwignyo warga Desa Karangjong Kecamatan Ngawen, dan Durian Komet milik Harsono warga Desa Karangjong Kecamatan Ngawen.

Selain dinikmati warga yang mengunjungi festival tersebut, puluhan varietas Durian ini juga dinilai oleh para ahli buah dari BPTP Jawa Tengah.

“Kita nilai dari beberapa kategori. Rasa memiliki bobot 30 persen, lainnya kami nilai dari segi bentuk buah, ukuran, ketebalan daging, ketebalan bijinya dan warna,” ujar Tim Penilai dari BPTP Jawa Tengah Afrizal.

Bupati Blora Djoko Nugroho saat membuka Festival Durian Varietas Lokal mengatakan bahwa dengan adanya acara ini ia berharap potensi buah-buahan yang ada di Blora bisa semakin dikenal.

“Festival Durian Lokal Varietas Blora ini menunjukkan bahwa Blora tidak hanya jati saja. Blora punya durian dan buah-buahan lainnya yang tidak kalah dengan daerah lain,” ucap Bupati Kokok (sapaan Djoko Nugroho) dalam sambutannya.

Hadir pula dalam festival ini Dandim 0721 Blora Letkol Inf Ryzadly diwakili Kasdim 0721 Blora Mayor Kav Hyasintus Waleng, Kapolres Blora AKBP Saptono, Sekda Blora Bondan Sukarno dan Asisten 2 Sekda Blora Slamet Pamudji.

Penyunting : Achmad Niam Djamil

  • Bagikan