fbpx

OKNUM DITEGUR TAK PAKAI MASKER MALAH MARAH, NETIZEN MENGADU DI IG POLRES BLORA

  • Bagikan
OKNUM DITEGUR TAK PAKAI MASKER DAN MARAH, NETIZEN MENGADU DI IG POLRES BLORA
Tampilan layar komentar di IG Polres Blora.

Blora – Akun instagram (IG) dengan nama @sahabatpetualangkandangpendaki melaporkan hal yang dialaminya melalui komentar di akun IG @polresblora.

Dalam komentar itu, pemilik akun menceritakan kronologi yang dialaminya ketika hendak mengurus surat kehilangan di dalam ruangan Sentra Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Blora. Pemilik akun menegur oknum anggota Polsek yang sedang bertugas lantaran tidak mengenakan masker.

“Selamat siang bapak, ijin melaporkan. Hari ini ada anggota bapak yang bertugas di polsek blora marah-marah karena ditegur tidak memakai masker saat bertugas di dalam ruang spkt. Kejadian ini terjadi pada hari ini jam kurang lebih jam 10.55,” tulisnya, Senin (07/06). 

Bukannya menyadari kesalahan, lanjut netizen, oknum tersebut justru marah sambil memamerkan nama yang tertera di dada seragamnya.

“Oknum polisi tersebut membentak hingga mengolok-olok sahabat kandang pendaki yg mau buat surat kehilangan. Dengan sombongnya dia memerkan nama dada sambil berkata “iki lo jenengku arep ngopo”, namanya Andhi S.,” lanjutnya.

Bahkan, netizen itu memperkuat dasar aduannya dengan mengecek di kamera CCTV sebagai bukti kejadian yang dialaminya.

“Untuk bukti bisa di cek di cctv pak, karena sahabat kami masih menghargai anggota bapak, dan takut nantinya jadi mencemarkan nama baik,” tambahnya. 

Melalui komentar itu juga, netizen berharap adanya edukasi terhadap oknum polisi tersebut.

“Tolong pak, oknum polisi yang seperti ini diberi edukasi tentang pelayanan publik ya yang “Tulus melayani cepat merespon” seperti tulisan yang terpampang dalam ruangan. Ya semoga tidak hanya MOTTO belaka. Sekian dan terima kasih” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama ketika dikonfirmasi melalui kontak whatsappnya akan menindaklanjuti hal tersebut.

“Waduh…matur nuwun infonya ya mas..kan segera ditindaklanjuti dengan yang bersangkutan,” kata Wiraga. (Jay)

  • Bagikan