fbpx

OPERASI JARAN CANDI 2017, POLRES AMANKAN 10 MOTOR DAN TERSANGKA

  • Bagikan

Blora – Kepolisian Resort Blora berhasil mengamankan 10 pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) bersama barang bukti 10 unit motor, dalam Operasi Kejahatan Kendaraan (Jaran) Candi 2017.

“Sampai saat ini masing-masing pelaku masih terus dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik. Untuk dikembangkan sampai mendapatkan hasil yang maksimal,” kata Kapolres Blora AKBP Saptono, pada awak media di Halaman Satreskrim Polres Blora, usai Press Release kasus narkoba, Selasa (22/08).

 

10 pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) bersama barang bukti 10 unit motor, dalam Operasi Kejahatan Kendaraan (Jaran) Candi 2017.

 

AKBP Saptono, Kapolres Blora menjelaskan pada operasi tersebut difokuskan pengungkapan hingga pengejaran terhadap pelaku curanmor di wilayah Kabupaten Blora.

“Dari 10 orang yang diamankan, semuanya sudah ditetapkan tersangka dan masih dalam proses penyelidikan. Operasi Jaran Candi 2017 ini, dari tanggal 27 Juli hingga 15 Agustus 2017,” jelasnya.

Para tersangka mengaku, menggasak kendaraan dengan cara merusak kunci kontak dengan peralatan kunci palsu atau kunci T manual.

“Mereka merusak kunci motor dengan menggunakan besi segi enam yang dipipihkan ujungnya. Sama kunci pas 8 untuk memperkuat pegangan. Caranya tidak jauh beda dengan kunci leter T. Membuka kunci kontak secara paksa,” terangnya.

Tindak kejahatan tersebut, rata-rata didasari atas himpitan ekonomi, dan ada juga yang terlilit hutang. Dengan rencana, setelah berhasil mencuri motor tersebut, akan langsung dijual untuk menutupi biaya hidup.

Selama operasi, lanjut Kapolres, selain mengamankan pelaku curanmor dan barang bukti, juga mengamankan ranmor kendaraan roda 4 bodong jenis APV. Kendaraan itu, tanpa dilengkapi surat-surat sah.

Kapolres menambahkan dengan maraknya pencurian sepeda motor, pihaknya sudah melakukan tindakan preventif dan represif. Preventif, dilakukan dari tingkat Polres dan Polsek dengan meningkatkan patroli. Sedangkan represif, dengan penegakan hukum terhadap pelaku.

“Untuk tersangka kita kenakan pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 sampai 15 tahun penjara,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Dwi Hery Utomo, Kasat Narkoba AKP Suparlan, Kasubbag Humas AKP Suharto, Kasat Tahti Iptu dan KBO Satreskrim Polres Blora.

Reporter : Ngatono / Humas polres Blora

  • Bagikan