fbpx

PAGAR NUSA KEDUNGTUBAN LAPORKAN AKSI PENGEROYOKAN KE APARAT

Sekelompok pemuda anggota perguruan pencak silat terlibat baku pukul di kawasan MTs NU Diponegoro Desa Nglandeyan Kecamatan Kedungtuban, Minggu (26/08). Ilustrasi

Kedungtuban – Dua perguruan pencak silat di Kedungtuban terlibat baku hantam. Peristiwa ini terjadi mendadak, saat berlangsung latihan pencak silat di kawasan MTs NU Diponegoro Desa Nglandeyan Kecamatan Kedungtuban.

Menurut penuturan saksi mata, peristiwa ini terjadi pada Minggu (26/08) sore. Saat itu berlangsung latihan rutin perguruan pencak silat Pagar Nusa di depan Mts NU Diponegoro. Mendadak, datang puluhan pemuda berseragam organisasi pencak silat lain dengan mengendarai sepeda motor.

 

anar

 

“Pukul 16.30 WIB, mereka itu menggeber gas sepeda motor dan masuk ke lokasi latihan. Kemudian memukuli salah satu peserta latihan di bagian mukanya. Pemukulan ini sempat dilerai oleh anggota mereka sendiri,” jelas Joni Arya (23), salah satu peserta latihan Pagar Nusa.

Korban pemukulan, diketahui bernama Yoyong Marandika (23), pelajar kelas XI SMK NU Wado. Akibat peristiwa ini, korban mengalami luka lebam pada bagian wajah. Hingga kini, korban masih mengeluhkan rasa sakit yang dideritanya.

“Segera setelah peristiwa ini terjadi, kami langsung berkoordinasi dengan Pengurus Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa ranting Kedungtuban, dan diteruskan ke Polsek Kedungtuban,” pungkas Joni.

Reporter : Nizar Hilmy