fbpx

PAGELARAN WAYANG DAN BARONGAN MERIAHKAN SEDEKAH BUMI KELURAHAN JETIS

Sedekah Bumi Kelurahan Jetis, Kecamatan Blora berlangsung meriah. Berbagai kegiatan digelar. Salah satunya adalah Barongan dan Pagelaran Wayang Kulit.
Berfoto dengan penari jaranan dengan bacground reog ponorogo.

Blora, BLORANEWS – Sedekah Bumi Kelurahan Jetis, Kecamatan Blora berlangsung meriah. Berbagai kegiatan digelar. Salah satunya adalah Barongan dan Pagelaran Wayang Kulit.

Lurah Jetih, Kecamatan Blora, Aris Widodo mengaku, dalam sedekah bumi tahun ini dilangsungkan beberapa kegiatan. Mulai dari tahlil Yasin dan pengajian oleh KH. DR Abdul Mufid di makam Mbah Mas kemarin malam. Kondangan ambeng di makam Mbah mas dan arakan barongan keliling. Berikutnya pentas wayang kulit dengan lakon Parikesit Winisuda. Dibawakan oleh Dalang Ki Sujiarto.

Menurutnya, sedekah bumi adalah wujud syukur kepada Gusti Allah dan alam yang telah memberikan rezeki dan berkahnya selama setahun ini. Selain itu, wujud menghargai dan menghormati para leluhur.

“Sebab, tanpa beliau tidak akan ada agama dan budaya kita sekarang ini,” terangnya.

Aris Widodo berharap, dengan sedekah bumi ini, bumi dan warga Kelurahan Jetis selalu Sesarengan Ngrejekeni. Guyup rukun, ayem tentrem, serba kecukupan dan aman, damai sentosa.

Siti Ainurrohmah, salah satu warga mengaku Sedekah Bumi ini merupakan wujud syukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT. Selain itu, sebagai bentuk doa dan harapan agar rezeki kedepan lebih banyak, lebih berkah, lebih bermanfaat dan kecukupan. Artinya ada setiap kali membutuhkan.

Menurutnya, tanah itu merupakan pahlawan yang sangat besar bagi kehidupan manusia di muka bumi. Untuk itu, tanah harus diberi penghargaan yang layak dan besar.

“Melalui sedekah bumi inilah, cara kita untuk menunjukkan rasa cinta, kasih sayang kepada bumi ini. Sehingga tanah yang kita pijak bisa bersahabat, bersanding dengan kita semua,” jelasnya.

Sedekah bumi juga untuk mempererat persaudaraan antar warga. Selain itu, sedekah bumi juga bertujuan meneruskan atau melestarikan budaya Jawa.

“Tadi putriku juga senang sekali melihat barongan,” bebernya. (sub)